Hati-Hati ! Malware 'Agent Smith' Sudah Menyebar Dan Menginfeksi 25 Juta Perangkat Android

Malware ini dikatakan telah menginfeksi sekitar 25 juta perangkat yang memakai sistem operasi Android. Check Point menyebut bahwa penyebaran Malware

Hati-Hati ! Malware 'Agent Smith' Sudah Menyebar Dan Menginfeksi 25 Juta Perangkat Android
Intisari
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Baru-baru ini perusahaan keamanan Check Point telah menginformasikan tentang adanya malware baru yang bernama 'Agent Smith.'

Malware ini dikatakan telah menginfeksi sekitar 25 juta perangkat yang memakai sistem operasi Android.

Check Point menyebut bahwa penyebaran Malware ini dilakukan dengan iklan yang dipasang.

Mereka percaya bahwa malware ‘Agent Smith’ berasal dari China melalui perusahaan internet yang membantu pengembang aplikasi Android China untuk mempublikasikan aplikasi mereka di pasar luar negeri.

Hal itu menyebar melalui toko aplikasi pihak ketiga yang disebut 9Apps yang populer di pasar Asia.

Malware ini meniru karakter Matrix yang populer, karena meretas aplikasi dan memaksa mereka untuk menampilkan lebih banyak iklan dan kemudian menyedot pendapatan iklan dengan mengambil kredit untuk iklan yang sudah ditampilkan.

Malware Agen Smith sebagian besar menginfeksi perangkat di India, Pakistan, dan Bangladesh.

Namun, sekitar 303.000 perangkat juga telah terinfeksi di Amerika Serikat dan 137.000 perangkat lainnya di Inggris.

Beberapa aplikasi di negara-negara tersebut yang terinfeksi di antaranya adalah WhatsApp, Opera, MX Video Player, Flipkart, dan SwiftKey.

Check Point juga mengatakan bahwa operator malware ini tampaknya telah berusaha masuk ke Google Play Store.

Mereka sempat memunculkan 11 aplikasi di Play Store yang semuanya termasuk kode terkait versi yang lebih sederhana atau versi sebelumnya dari malware Agent Smith.

Dalam laporan tersebut mencatat bahwa malware itu tetap tidak aktif setelah Google menghapus semua aplikasi yang dianggap 'terinfeksi' atau 'berisiko'.

Alasan utama aplikasi ini menyebar adalah karena keamanan di dalam Android yang usang yang mana hal itu bergantung pada pengembang yang memperbarui aplikasi mereka untuk menambah kemananan.

Ini menegaskan bahwa pembaruan aplikasi begitu penting demi memperbaharui keamanan di Android.

Editor: Naufal Fauzy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved