Lima Calon Siswa Dianulir karena Manipulasi Data, Kepsek SMAN 1 Kota Bogor Menghindar

Bima Arya memastikan bahwa sanksi tersebut diberikan oleh pihak sekolah atas aturan yang berlaku.

Lima Calon Siswa Dianulir karena Manipulasi Data, Kepsek SMAN 1 Kota Bogor Menghindar
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Bima Arya hadir di Masa Pengenalan Lingkunga Sekolah SMA Negeri 1 Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Lima calon siswa SMAN 1 Kota Bogor dianulir karena terbukti memanipulasi data domisili saat PPDB

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan pihak sekolah sudah memberikan sanksi kepada siswa yang terindikasi menggunakan domisili palsu saat mendaftar.

Sanksi tersebut diberikan dengan tidak menerima siswa-siswi yang terbukti melakukan manipulasi keterangan domisili.

"artinya ada sanksi disitu, ada sekitar lima disitu yang terindikasi ya, sudah diberikan sanksi tidak melanjutkan dan diberikan kesempatan untuk bersekolah di swasta," kata Bima usai menjadi pembina upacara, Senin (15/7/2019).

Bima Arya memastikan bahwa sanksi tersebut diberikan oleh pihak sekolah atas aturan yang berlaku.

"Artinya setelah berkomunikasi, ya tidak bisa bersekolah di sini silahkan saja di swasta, ya iya itu dari sekolah kira kira begitu," katanya

Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Bogor Bambang Aryan Soekisno MPD enggan memberikan komentar.

Iya pun lebih memilih untuk menghindari awak media yang akan memintai keterangan.

"Saya mau ketemu orangtua siswa dulu," katanya sambil berlalu.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved