Jelang 100 Hari Kerja Bima Arya-Dedie A Rachim, BEM se-Bogor Raya Segel Balaikota

Koordinator BEM Se-Bogor Muhamad Abdul Muktar mengatakan jelang 100 hari kerja Bima-Dedie masih banyak yang belum dicapai.

Jelang 100 Hari Kerja Bima Arya-Dedie A Rachim, BEM se-Bogor Raya Segel Balaikota
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
BEM se-Bogor Raya segel Balaikota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Aliansi BEM Se-Bogor menilai masih banyak pekerjaan yang belum dituntaskan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto

BEM se-Bogor Raya juga menyoroti kinerja pemerintahan Bima Arya dan Dedie A Rachim

Koordinator BEM Se-Bogor Muhamad Abdul Muktar mengatakan jelang 100 hari kerja Bima-Dedie masih banyak yang belum dicapai.

"Kalau kita melihat masih banyak pekerjaan yang belum dituntaskan, akan tetapi dari pertama beliau dilantik diperiode kedua kita melihat dan sempat beraudiensi dan merekomendasikan 100 hari kerja dan kita melihat memang ada progres disitu tapi belum maksimal baru sekitar 30 persen yang terealisasikan," katanya disela-sela aksi berdemonstrasi di depan Balaikota Bogor.

Mahasiswa dari Universitas Ibunu Khaldun itu pun menyebutkan dari empat rekomendasi 100 kerja yang diajukan mahasiswa hanya satu yang bisa diselesaikan oleh Bima Arya dan Dedie A Rachim dalam waktu 100 hari.

Pada aksi demonstrasi itu mahasiswa melakukan aksi teaterikal dengan menyegel kantor Wali Kota Bogor secara simbolis.

"Penyegelan itu menunjukan bahwa priode kedua Bima Arya ini tidak konsisten dalam memimpin Kota Bogor," katanya.

Muktar juga menyebutkan dari 6 skala prioritas yang dijanjikan Bima Arya tidak banyak yang bisa dituntaskan.

"Sehingga walikota banyak citranya sedikit kerjanya sehingga kita membuat inisiati walikota harus lebih betangggung jawab," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved