Pemutaran Lagu di Lampu Merah Depok, Ridwan Kamil: Kalau Diterima Warga, Silahkan Bergembira

Ridwan Kamil mengaku tak ingin turut campur soal polemik tersebut, apalagi persoalan itu merupakan isu lokal.

Pemutaran Lagu di Lampu Merah Depok, Ridwan Kamil: Kalau Diterima Warga, Silahkan Bergembira
Kompas.com
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (20/3/2019).(KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil angkat bicara soal polemik lagu di lampu merah di wilayah Kota Depok.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Depok berencana menyetel lagu di sejumlah lampu lalu lintas di daerah itu.

Tujuannya untuk menghibur warga yang terjebak macet.

"Saya kira itu isu lokal sehingga kalau diterima warga Depok, silakan bergembira. Kalau memang enggak berkenan, sampaikan ke wali kotanya," ujar Emil, sapaan Ridwan Kamil, saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Jabar, Rabu (17/7/2019).

Ridwan Kamil mengaku tak ingin turut campur soal polemik tersebut, apalagi persoalan itu merupakan isu lokal.

"Jadi saya agak membatasi komentar di sisi kebijakan lokal," ujar Ridwan Kamil.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Depok Dadang Wihana menyebutkan, lagu yang nantinya dipasang saat lampu merah di lampu lalu lintas Depok bukan untuk atasi kemacetan.

Selain itu, juga bukan untuk menghibur warga yang ada di Depok saat macet.

"Program ini tentu bukan mengatasi kemacetan. Kemacetan itu program dari manajemen rekayasa lalu lintas. Ini adalah bagian kecil dari apa yang dijalankan (saat manajemen rekayasa lalu lintas)," ujar Dadang di Kantor Dinas Perhubungan Depok, Kalimulya, Selasa (16/7/2019).

Adapun salah satu lagu yang nantinya dipasang di lampu merah merupakan lagu yang dinyanyikan Wali Kota Depok Mohammad Idris yang berjudul "Hati-hati".

Halaman
12
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved