Saham Garuda Indonesia Melemah Usai Diterpa Kontroversi

Saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan kode saham GIAA terus mengalami penurunan di zona merah.

Saham Garuda Indonesia Melemah Usai Diterpa Kontroversi
Kemenpar
Garuda Indonesia 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan kode saham GIAA terus mengalami penurunan di zona merah.

Pada perdagangan pasar sesi II, Rabu (17/7/2019) pukul 15.00 WIB, harga saham Garuda Indonesia turun menjadi Rp 412 per lembar saham.

Penurunannya mencapai 2,37 persen atau 10 poin. 

Pada penutupan perdagangan di hari sebelumnya, harga saham Garuda Indonesia mencapai Rp 422 per lembar.

Sementara harga saham perseroan rata-rata hari ini berkisar Rp 410-424.

Adapun volume dagang saham Garuda Indonesia hari ini sebesar 10,34 juta dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.586 kali. 

Beberapa hari belakangan, Garuda Indonesia tengah diguncang polemik. Hal ini bermula dari unggahan Youtuber Rius Vernandes di akun Instagramnya, @rius.vernandes, ia mengunggah Instastory tentang menu makanan yang ditulis tangan di kelas bisnis Garuda Indonesia, pada Sabtu (13/7/2019) malam.

Ia juga mengunggah video di akun Youtube-nya. Dalam video berdurasi 21 menit 7 detik, Rius mengaku melihat penumpang lain yang duduk di depannya mendapatkan menu dengan tulisan tangan seperti yang Ia unggah di Instagram pribadinya.

Rius pun mengungkapkan kekecewaannya karena kehabisan stok white wine alias anggur putih dan merekam video penumpang lain yang punya kekecewaan yang sama. 

Beberapa hari berselang, pada Selasa (16/7/2019), Rius kembali mengunggah foto di Instagramnya. Kali ini ia menunjukkan foto dua amplop berisi surat panggilan dari Polres Bandara Soekarno-Hatta.

Halaman
12
Editor: Damanhuri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved