Surut Karena Musim Kemarau, Sungai Cileungsi Bogor Kembali Menghitam dan Timbulkan Bau Busuk

Banyaknya limbah dan kotoran membuat aliran sungai ini kembali tampak menghitam dan timbulkan bau busuk.

Surut Karena Musim Kemarau, Sungai Cileungsi Bogor Kembali Menghitam dan Timbulkan Bau Busuk
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Sungai Cileungsi menghitam dan bau, Kamis (18/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Memasuki musim kemarau, Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor kembali menyurut dan aliran air pun jadi melambat.

Banyaknya limbah dan kotoran membuat aliran sungai ini kembali tampak menghitam dan timbulkan bau busuk.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Kamis (17/7/2019), hal ini juga terjadi di Sungai Cileungsi kawasan Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Ketua Komunitas Peduli Sungai Cikeas dan Cileungsi (KP2C), Puarman mengatakan bahwa kondisi ini mirip dengan kondisi sungai Cileungsi tahun 2018 lalu.

"Seperti tahun lalu, saat musim kemarau, debit sungai Cileungsi mengecil dan warnanya lebih pekat," kata Puarman saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Kamis (17/7/2019).

Sementara bau busuk yang ditimbulkan, kata dia, saat ini memang tidak separah tahun 2018 lalu yang mana berujung pada penyegelan sejumlah perusahaan karena telah membuang limbah ke sungai.

"Untuk bau, kadang ada, tapi tidak separah tahun lalu," ungkap Puarman.(*)

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved