Breaking News:

Polisi Grebek 7 Orang Yang Tengah Pesta Seks di Villa, Bertarif 500 Ribu Hingga Pengakuan Pelaku

Polisi Grebek 7 Orang Yang Tengah Pesta Seks di Villa, Bertarif 500 Ribu Hingga Pengakuan Pelaku

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
ILUSTRASI - prostitusi online digrebek petugas 

"Karena mengundang para pengguna lewat ponselnya kemudian memperoleh keuntungan dari pelacuran perempuan," lanjutnya.

Aldy menuturkan, AK juga memasang harga kisaran Rp 500 Ribu - Rp 700 Ribu pada pelanggan yang tak memiliki pasangan.

"Dimana uang tsb untuk biaya tsk mendatangkan perempuan untuk pesta seks," katanya.

Ilustrasi prostitusi
Ilustrasi prostitusi (Businessinsider)

Berdasarkan pengakuan AK, pria asal Surabaya ini menyediakan jasa pesta seks sejak Maret 2019.

Jasa Pesta Seks itu ditawarkan oleh AK kepada publik melalui media sosial Twitter.

Dia mengaku telah empat kali menyediakan jasa Pesta Seks tersebut kepada para klien.

"Saya dengan pasangan saya mempunyai Twitter kemudian di twitter kami dikenal banyak orang melakukan dan biasanya para tamu menginginkan diadakan sebuah event atau party," kata AK saat dikeler polisi dengan tangan diborgol di Balai Wartawan, Mapolda Jatim, Kamis (18/7/2019).

Menteri Sosial Khofifah Minta Masyarakat Jangan Pesta Seks Saat Malam Tahun Baru

Pesta Seks 12 Orang Digerebek di Yogyakarta, Ditonton Ramai-Ramai Hingga Ada Pasutri

AK mengatakan, dalam pesta seks tersebut dirinya hanya sebatas sebagai fasilitator.

"Di request maka saya mencoba mengontak temen-temen, pasutri atau single boleh gabung sampai akhirnya kami sepakat berangkat Sabtu kemarin ke Tretes," lanjutnya.

Menurutnya, ia tidak mengambil keuntungan dalam hal itu.

Halaman
123
Penulis: Damanhuri
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved