Suhu di Puncak Bogor Lebih Dingin dari Biasanya, Warga Mandi Pakai Air Hangat

Suhu dingin yang dirasakan dirinya beserta suami dan dua orang anaknya membuat kondisi fisik mereka menjadi tak menentu.

Suhu di Puncak Bogor Lebih Dingin dari Biasanya, Warga Mandi Pakai Air Hangat
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Puncak 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Suhu di wilayah Bogor rupanya masih terasa cukup dingin dibanding hari-hari biasanya, yakni berkisar 17 derajat celsius pada titik terendah.

Dinginnya suhu ini masih sangat dirasakan oleh warga di kawasan Puncak Bogor, Cisarua, Kabupaten Bogor, Een Suherman (39).

Ia yang sehari-harinya berjualan di kawasan Puncak Pass mengakui jika sudah hampir satu bulan belakangan, suhu tiba-tiba menjadi dingin, apalagi saat malam hari.

"Nggak cuman dingin, tapi angin juga," tutur Een, Minggu (21/7/2019).

Hal senada juga disampaikan Titin warga Desa Tugu Utara, Cisarua, Kabupaten Bogor.

Suhu dingin yang dirasakan dirinya beserta suami dan dua orang anaknya membuat kondisi fisik mereka menjadi tak menentu.

"Kadang-kadang kita tuh satu rumah suka masuk angin. Kerasa banget dinginnya. Mulai jam 9 malem deh tuh udah mulai berasa," ujar dia.

Meski demikian, dinginnya suhu tidak mempengaruhi aktivitas keseharian.

Namun hampir setiap harinya, mereka memasak air hangat untuk keperluan mandi.

Mereka pun harus memakai selimut tebal saat tidur setiap malam.

"Kalau aktivitas tetap kayak biasa. Tapi sekarang-sekarang ini harus pakai jaket terus kalau keluar," ucap Titin.

Sebagai antisipasi, Titin dan keluarga beserta Een selalu menyiapkan vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved