Potensi Tsunami di Selatan Jawa Viral, Ahli Ingatkan Warga Lakukan 4 Hal Ini, Jangan Panik !

pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) menyampaikan agar masyarakat mampu menerapkan prinsip 20-20-20,

pixabay
ilustrasi gelombang tsunami 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kabar tentang potensi gempa besar bermagnitudo 8,8, disertai gelombang tsunami setinggi 20 meter banyak tersiar di media sosial dalam pekan ini.

Namun, masyarakat tidak perlu panik berlebih atas informasi tersebut.

Ada baiknya masyarakat lebih mengoptimalkan langkah-langkah mitigasi guna mengupayakan keselamatan.

Berikut 4 cara menyikapi kabar potensi bencana besar menurut para ahli.

1. Siap siaga melalui aplikasi InaRISK

Menyikapi informasi potensi bencana besar, seperti gempa bumi, tsunami, dan lainnya, masyarakat diimbau untuk tidak khawatir dan segera mempelajari soal kesiapsiagaan bencana.

Salah satunya dengan mengakses aplikasi untuk mengetahui risiko bencana yang dapat terjadi di wilayah pengguna, yakni aplikasi InaRISK.
Aplikasi ini bisa diunduh oleh pengguna ponsel di laman https://inarisk. bnpb.go.id.

Ketika pengguna memasukkan nama wilayah dan memilih jenis bencana yang ingin diketahui indeks risikonya, aplikasi InaRISK akan menampilkan bentuk peta digital dalam gradasi warna berbeda.

Tidak hanya menyajikan informasi seputar risiko bencana, InaRISK juga berisi informasi tentang cara pencegahan dan langkah penyelamatan yang harus dilakukan oleh warga ketika berada di wilayah yang berpotensi bencana.

Viral Info Potensi Gempa 8,8 SR dan Tsunami di Selatan Jawa, Kata BMKG hingga Mitos Nyi Roro Kidul

2. Ingat Rumus 20-20-20

Halaman
123
Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved