Potensi Tsunami di Selatan Jawa Viral, Ahli Ingatkan Warga Lakukan 4 Hal Ini, Jangan Panik !

pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) menyampaikan agar masyarakat mampu menerapkan prinsip 20-20-20,

pixabay
ilustrasi gelombang tsunami 

Selain itu, saat mengetahui adanya potensi gempa besar di sekitar wilayah tempat warga tinggal, pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) menyampaikan agar masyarakat mampu menerapkan prinsip 20-20-20, khususnya warga yang tinggal di bibir pantai.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Agus Wibowo mengungkapkan bahwa prinsip 20-20-20 merupakan salah satu sikap mitigasi ketika gempa M 8,8 terjadi.

"Kalau warga merasakan gempa selama 20 detik, setelah selesai (guncangan) warga harus segera evakuasi, karena di pantai akan datang tsunami dalam 20 menit, lari ke bangunan yang ketinggiannya minimal 20 meter," ujar Agus kepada Kompas.com, Sabtu (20/7/2019).

Namun, apabila ada warga yang masih di dekat pantai, bisa pula melakukan tindakan evakuasi dengan memilih gedung tinggi, asalkan bangunan tersebut masih berdiri kokoh pasca gempa berhenti.

3. Mengetahui karakteristik gempa

Upaya pengedukasian terkait mitigasi bencana besar juga dipaparkan oleh ahli tsunami dari Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP), Abdul Muhari.

Abdul mengungkapkan bahwa masyarakat perlu mengetahui dua karakteristik bencana terkait gempa dan tsunami, yakni high frequency but relatively low to medium risk (bencana yang sering terjadi tetapi relatif memiliki dampak risiko kecil sampai medium) dan low frequency but high risk disaster (bencana yang jarang terjadi tetapi memiliki dampak risiko sangat besar).

Menurut Abdul, untuk karakteristik pertama biasanya gempa memiliki periode ulang sekitar 50-150 tahun dan estimasi gelombang tsnumai yang muncul kurang dari 10 meter.

Sementara, untuk karakteristik kedua memiliki periode ulang lebih dari 400 tahun dan estimasi gelombang tsunami yang datang di atas 20 meter.

Viral Potensi Tsunami Selatan Jawa, BMKG : Sebut Indonesia Memang Rawan

4. Hindari kawasan pesisir yang berbasis mitigasi

Halaman
123
Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved