Mahasiswa IPB Luncurkan Aplikasi Hijrah-ID, Keren Banget Lho Buat Mualaf yang Mau Berhijrah

Pembinaan mualaf yang optimal merupakan suatu hal yang tidak mudah, dikarenakan jumlah mualaf yang meningkat setiap bulan

Mahasiswa IPB Luncurkan Aplikasi Hijrah-ID, Keren Banget Lho Buat Mualaf yang Mau Berhijrah
Humas IPB
Mahasiswa IPB menciptakan aplikasi Hijrah ID yang berisi artikel Islam, konsultasi, info kajian mualaf, dan fitur goals yang berisi materi pembelajaran mualaf. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Memudahkan mualaf berhijrah, mahasiswa IPB University buat Hijrah-ID.

Hijrah-ID merupakan aplikasi berbasis android yang dapat diunduh secara gratis melalui Google Playstore.

Aplikasi ini dibuat dalam Program Kreativitas Mahasiswa Karsa-Cipta (PKM-KC).

Mereka adalah mahasiswa Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Fakhoor Izaaz Wildhanrahman, Chamdan Laylan Abdul Baaqiy dan Wardiman Perdian dengan dibimbing oleh Firman Ardiansyah, SKom, MSi.

Hijrah-ID ditujukan bagi Mualaf untuk membantu mempelajari dan memahami agama Islam.

Para mualaf dapat menggunakan fitur yang terdapat dalam aplikasi Hijrah ID yaitu artikel Islam, konsultasi, info kajian mualaf, dan fitur goals yang berisi materi pembelajaran mualaf.

Ketua tim PKM, Fakhoor Izaaz Wildhanrahman menyampaikan pembuatan Hijrah ID dilatarbelakangi adanya kenaikan jumlah mualaf di Indonesia sebesar 14,6 persen pada tahun 2017.

Sebagai upaya menghadapi jumlah mualaf yang terus naik tiap tahun diperlukan proses pembelajaran dan pembinaan yang efektif, agar tujuan dari agama dapat dipenuhi secara utuh.

Selain itu, mualaf masih menghadapi tantangan dan hambatan antara lain masih adanya mualaf yang memiliki karakteristik khusus, yaitu kesulitan dalam penyesuaian diri, maupun kesulitan dalam bersosialisasi di tengah masyarakat muslim.

Selain permasalahan yang dihadapi para mualaf, tantangan dan hambatan juga dialami dalam proses pembinaan mualaf, seperti kurangnya sumber daya pembina, kurangnya lembaga yang menaungi mualaf, sampai materi yang kurang terstruktur.

Halaman
12
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved