Misi Pemkot Bogor Ciptakan Kota Ramah Keluarga, Pengamat Soroti Pelayanan dan Kekerasan Anak

Namun meski demikian, Dini juga menyoroti apa-apa saja yang belum dilakukan pemerintah untuk mewujudkan Kota Ramah Keluarga.

Misi Pemkot Bogor Ciptakan Kota Ramah Keluarga, Pengamat Soroti Pelayanan dan Kekerasan Anak
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Balai Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor di era kepemimpinan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim memiliki visi untuk mewujudkan Kota Bogor sebagai Kota Ramah Keluarga.

Misinya adalah mewujudkan kota yang sehat, kota yang cerdas dan kota yang sejahtera.

Visi misi itu pun mendapat tanggapan positif dari Dosen Sosiologi Universitas Pakuan, Dini Valdiani, M. Si.

Namun meski demikian, Dini juga menyoroti apa-apa saja yang belum dilakukan pemerintah untuk mewujudkan Kota Ramah Keluarga.

Karena menurutnya untuk mewujudkan visi misi tersebut pemerintah harus memperhatikan hal-hal dasar.

Satu diantaranya adalah memberikan pelayanan-pelayanan fasilitas untuk keluarga.

"Misalnya harus memberikan fasilitas yang ramah dengan keluarga salah satunya dikantor-kantor di pelayanan publik belum banyak ruang untuk ibu menyusui di kantor-kantor pemerintahan, apalagi di mall-mall," katanya.

Dini juga menyampaikan bahwa mewujudkan Kota Ramah Keluarga pemerintah juga harus ikut berbenah diri untuk memberikan pelayanan terbaik untuk para keluarga.

Tak hanya itu hal mendasar lainnya yang menjadi sorotan adalah masih tinggginya angka kekerasan terhadap anak di Kota Bogor.

"Saya lihat dibeberapa media angka kekerasan terhadap anak di Kota Bogor masih tinggi, nah harusnya ada langkah untuk menekan itu, bagaiamana kita mau jadi kota ramah kekaurga kalau kita masih punya predikat itu, jadi mendingan dibenahi dulu sama pemerintah bagaiamana kita itu beneran jadi kota yang aman dan nyaman, orang kalau di Bogor tuh nyaman, jalan jalan malam santai di Kota Bogor aman, jadi kota yang ramah, itu saja dulu baru masuk ke kota ramah keluarga," ujarnya.

Dini juga menyarankan agar Pemerintah Kota Bogor juga merumuskan program kebijakan yang mendukung keharmonisan keluarga.

Diantaranya adalah bisa dengan cara memberikan pelayanan kesehatan ke wilayah, memberikan pendidikan gratis, dan memberikan lapangan pekerjaan yang luas kepada warga yang sedang menncari pekerjaan.

"Pokonya apapun yang untuk keharmonisan keluarga pemerintahnya harus suport, kita juga memperbaiki setelah itu baru kemudiaan lingkungann akan mengikuti otomatis," ujarnya

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved