Novel Baswedan Ungkap yang Dialami Tetangganya yang Jadi Saksi Penyerangan, Merasa Diintimidasi

Penyidik KPK, Novel Baswedan mengungkapkan apa yang dialami oleh tetangganya yang menjadi saksi kasus penyerangan terhadap dirinya.

Novel Baswedan Ungkap yang Dialami Tetangganya yang Jadi Saksi Penyerangan, Merasa Diintimidasi
(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)
Penyidik KPK Novel Baswedan tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018). Novel kembali ke Indonesia setelah sepuluh bulan menjalani operasi dan perawatan mata di Singapura akibat penyerangan air keras terhadap dirinya. 

Novel Baswedan Ungkap Yang Dialami Tetangganya Usai Berobat di Singapura, Merasa Terintimidasi

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Penyidik KPK, Novel Baswedan mengungkapkan apa yang dialami oleh tetangganya yang menjadi saksi kasus penyerangan terhadap dirinya.

Para tetangga yang menjadi saksi ini melihat langsung saat terjadinya penyerangan air keras terhadap Novel Baswedan pada subuh 11 April 2017 lalu.

Dalam tayangan Mata Najwa di Trans7 yang kemudian diunggah di channel Youtube Najwa Shihab, Novel Baswedan mengungkapkan ada beberapa tetangganya yang merasa terintimidasi saat diperiksa penyidik.

Hal itu ia ungkapkan saat menjawab pertanyaan dari Najwa Shihab, soal tanggapannya terkait hasil pemantauan Komnas HAM yang menyebut ada dugaan abuse of procedure atau prosedur yang salah dalam menangani kasus Novel Baswedan.

Penyidik KPK yang juga korban penyerangan air keras, Novel Baswedan
Penyidik KPK yang juga korban penyerangan air keras, Novel Baswedan (Capture Youtube Najwa Shihab/Trans7/Narasi TV)

"Saya meyakininya begitu. Ketika saat saya pulang dari Singapura, hal-hal itu saya ketahui dari tetangga saya yang bercerita. Yang mereeka adalah orang-orang yang menjadi saksi dan mengetahui peristiwa itu," kata Novel Baswedan.

Novel mencontohkan, ada tetangganya yang merasa terintimidasi saat dirinya ditanyai oleh penyidik soal foto.

"Ada saksi yang pernah memfoto orang tertentu yang diduga orang itu sedang mengamati rumah saya. Justru ditanya penyidik, anda foto itu dibayar Novel berapa? terus foto itu izin dengan yang difoto atau tidak? hal itu sekiranya tidak pada tempatnya yang ditanya kepada saksi," ungkapnya.

Jokowi Beri Waktu 3 Bulan Polri Tuntaskan Kasus Novel Baswedan, Ini Respon KPK

TGPF Curigai 3 Sosok Ini sebagai Pelaku Penyiraman Air Keras pada Novel Baswedan

TGPF Sebut Penyerangan Novel Baswedan Berhubungan dengan Pekerjaannya sebagai Penyidik KPK

Novel menjelaskan, sebaiknya tidak perlu fokus terhadap motif dan latar belakang penyerangan, karena ia khawatir hal itu dapat mengaburkan perpara pokok itu,

Ia pun menyinggung beberapa hal yang menurutnya janggal.

Halaman
1234
Penulis: yudhi Maulana
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved