Polisi Tembak Polisi

Cerita Kakak Bripka RE, Sempat Berkirim Pesan Sebelum Ditembak

Sebelum mendapat kabar duka tersebut, Denis mengatakan bahwa ia sempat berkirim pesan WhatsApp berkomunikasi pesan seperti biasanya.

Cerita Kakak Bripka RE, Sempat Berkirim Pesan Sebelum Ditembak
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Suasana haru saat pemakaman Bripka RE di Jonggol, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JONGGOL - Kakak kandung almarhum Bripka RE, Denis mengaku awalnya ia tak percaya dengan kabar bahwa adiknya itu tewas ditembak oleh polisi lain.

Sebelum mendapat kabar duka tersebut, Denis mengatakan bahwa ia sempat berkirim pesan WhatsApp berkomunikasi pesan seperti biasanya.

"Percaya gak percaya, orang dia habis ngeshare di HP, gak lama terus ada kabar begitu," kata Denis saat ditemui wartawan di Jonggol, Jumat (26/7/2019).

Ia mengatakan bahwa saat itu, ia mendapat kabar untuk segera berkumpul di kediaman orang tua di Jonggol.

Di sana lah ia mendapat kabar bahwa adiknya ini tewas.

"Saya ditelepon, langsung kumpul sekeluarga, saya gak tahu, tahu-tahunya di sini. Orang tua udah nangis-nangis," katanya.

Almarhum Bripka RE dimakamkan secara militer di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jonggol, Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jumat (26/7/2019) sore.

Almarhum jadi korban insiden penembakan polisi tembak polisi yang terjadi di ruang Sentra Pelayanan kepolisian (SPK) Polsek Cimanggis, Depok pada Kamis (25/7/2019) malam.

Bripka RE tewas seketika setelah tubuhnya ditembak oleh oknum polisi berinisial Brigadir RT.

Ada tujuh luka tembak di tubuh korban Bipka RE yang membuatnya tewas di lokasi kejadian.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved