Breaking News:

Pengangguran di Kota Bogor Didominasi Lulusan SMK

Angka pengangguran di Kota Bogor hampir mencapai angka 10 persen dari toltal jumlah Penduduk di Kota Bogor.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Antrean pelamar Bursa Kerja Expo Tahun 2018. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Angka pengangguran di Kota Bogor hampir mencapai angka 10 persen dari toltal jumlah Penduduk di Kota Bogor.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Bogor Samson Purba menjelaskan bahwa jumlah tersebut bisa dikatakan masih tinggi.

Namun jumlah itu mengalami penurunan setiap tahunnya.

"Kota bogor sampai saat ini 9,1 persen, untuk angkatan 2018, kalau angkatan 2019 nanti kita rilis akhir Agustus," ujar Samson.

Samson menjelaskan bahwa persentase tersebut diliat dari para pencari kerja yang meminta kartu kuning melaluo Disnaker.

"Sampai saat ini dari Januari ke Juni pencari kerja yang mendaftar mencari kerja melalui Disnaker sebanyak 3500 orang, kalau kondisi Kota Bogor seperti ini, kan, sekarang stabil perekonomian di Kota Bogor, biasanya perekonomian stabil pasti tren turun," katanya.

Sejumlah pencari kerja mendatangi Bursa Kerja Ekspo di Lippo Plaza Keboen Raya, Kota Bogor, Kamis (25/7/2019).
Sejumlah pencari kerja mendatangi Bursa Kerja Ekspo di Lippo Plaza Keboen Raya, Kota Bogor, Kamis (25/7/2019). (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Dari data yang dimilikinya pengangguran terbanyak berada pada lulusan sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Kondisi itu dikarenakan lulusan dari SMK lebih banyak dibandingkan lulusan SMA.

"Karena memang saat itu ada program pemerintah membuat program sekolah-sekolah SMK lebih banyak, tujuannya untuk langsung kerja, nah jadi lulusannya itu sekarang yang numpuk," ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan bahwa Pemerintah Kota Bogor terus berupaya menekan angka pengangguran.

Untuk itu sejak kemarin hingga Jumat (26/7/2019) pukul 16.00 WIB hari ini Pemkot mengadakan bursa kerja untuk memfasilitasi para pencari kerja.

Selain itu Pemkot melalui Disnaker juga rutin mengadakan pelatihan.

"Kita juga berupaya meningkatkan kualitas pencari kerja melalui BLK (Balai Latihan Kerja), ada program peningkatan pelatihan sesuai program yang kita siapkan selain menjahit, ada hotel, otomotif kemudian ada padat karya saya sudah minta ke Disnaker, padat kaya ada di seluruh kecamatan mamfaatnya banyak selain untuk kerja juga karena fasilitas untuk mereka," tukas Ade.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved