Tangkuban Parahu Erupsi

Tangkuban Parahu Erupsi, Peringatan Bahaya Bagi Penerbangan Pesawat

Erupsi gunung yang juga dikenal dengan Tangkuban Perahu ini juga membuat pemda setempat menutup objek wisata gunung tersebut.

Editor: Vivi Febrianti
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu, Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/1/2012). Gunung yang tumbuh dalam Kaldera Sunda 90.000 tahun lalu memiliki tiga kawah, yakni Panguyangan Badak yang berumur 90.000-40.000 tahun lalu, Kawah Upas yang berumur 40.000-10.000 tahun lalu, dan Kawah Ratu, 10.000 tahun lalu sampai sekarang. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - - Gunung Tangkuban Parahuerupsi, Jumat (26/7/2019). 

PVMBG mengeluarkan peringatan bahaya bagi pesawat yang melintas di sekitar wilayah gunung atau Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA).

"Notifikasi VONA berwarna oranye mengindikasikan lontaran abu masih berada di bawah 1.000 kaki. Level ini dapat membahayakan penerbangan. VONA juga menyebutkan distribusi abu vulkanik mengarah ke timur laut dan selatan," ujar Plh Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, dalam keterangan tertulis, Jumat.

Erupsi gunung yang juga dikenal dengan Tangkuban Perahu ini juga membuat pemda setempat menutup objek wisata gunung tersebut.

Distribusi abu teramati Di Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten BandungBarat.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat mendapatkan informasi dari warga di Kecamatan Cisarua bahwa abu mengarah ke sana.

Sedangkan laporan dari BPBD, abu erupsi tidak terlihat dari kantor BPBD Bandung Barat yang berjarak 17 - 20 km dari gunung.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved