Terganjal Lahan, Penyelesaian 2 Bendungan di Bogor Molor Setahun

Saat ini, proses pembebasan lahan sendiri telah mencapai 80 persen untuk Bendungan Ciawi dan 85 persen untuk Bendungan Sukamahi.

Terganjal Lahan, Penyelesaian 2 Bendungan di Bogor Molor Setahun
Kompas.com
Proyek Bendungan Ciawi(Kompas.com/DANI PRABOWO) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Bambang Hidayah memastikan, penyelesaian konstruksi dua bendungan di wilayah Bogor, yakni Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi, molor dari target.

Semula, kedua bendungan tipe dry dam yang dibangun sebagai pengendali banjir di kawasan DKI Jakarta tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2019 ini.

"Ada perbaikan jadwal, selesainya sekitar akhir 2020," kata Bambang kepada Kompas.com, Jumat (26/7/2019).

Pembebasan lahan, menurut dia, menjadi salah satu kendala lambannya pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan.

Untuk diketahui, pembangunan Bendungan Sukamahi membutuhkan lahan sekitar 46,6 hektar dengan anggaran Rp 436,97 miliar, sedangkan Bendungan Ciawi 76,6 hektar dengan anggaran Rp 798,3 miliar.

Saat ini, proses pembebasan lahan sendiri telah mencapai 80 persen untuk Bendungan Ciawi dan 85 persen untuk Bendungan Sukamahi.

Dalam waktu dekat, konstruksi saluran pengelak ditargetkan selesai.

"Sekarang untuk Ciawi sudah 21 persen konstruksinya, Sukamahi sudah 24 persen," ungkapnya.

Sesuai data teknis, proses reduksi banjir akan dimulai dari Bendungan Ciawi.

Tanpa bendungan, debit air di Sungai Ciliwung mencapai 365 meter kubik per detik.

Halaman
12
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved