Akui Ada Serangkaian Teror, Pelatih Persija: Biarlah Berlalu, Sekarang Fokus untuk Pertandingan

Pelatih berkebangsaan Spanyol itu akan melupakan segala kejadian buruk yang dialami di Makassar.

TRIBUNJAKARTA.COM/WAHYU SEPTIANA
Pelatih baru Persija Jakarta, Julio Banuelos saat ditemui selepas memimpin latihan di Lapangan PS AU TNI, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (10/6/2019). (TribunJakarta/Wahyu Septiana). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Pelatih kepala Persija Jakarta, Julio Banuelos Saez mengatakan teror dari oknum suporter di Makassar menjadi pengalaman pertama yang dialami dalam karier kepelatihannya.

Seperti diketahui, Persija Jakarta mendapatkan teror dan perlakuan yang kurang menyenangkan saat berada di Makassar.

Serangkaian insiden yang terjadi saat Persija berada di Makassar yakni teror petasan di hotel, suara bising knalpot di tempat tim menginap, lemparan batu di bus, dan gangguan lainnya.

Rentetan kejadian tersebut baru pertama kali dialami Julio Banuelos saat menekuni dunia kepelatihan.

"Ya, itu lah kejadian pertama yang saya alami di sepak bola. Tapi kita lupakan saja," ucap Julio di Mess Persija, Jakarta Timur, Senin (29/7/2019).

Pelatih berkebangsaan Spanyol itu akan melupakan segala kejadian buruk yang dialami di Makassar.

Julio lebih memilih fokus mempersiapkam tim menghadapi pertandingan berikutnya di Liga 1 2019.

"Yang terjadi kemarin biarlah berlalu. Saya tidak mau membahasnya lagi. Fokus saya hanya tentang persiapan tim. Itu saja," papar Julio.

Lebih lanjut, pelatih berusia 48 tahun itu enggan memberitahu kronologis teror yang terjadi di Makassar.

"Ini biarlah kami saja yang tahu, enggak perlu dibahas lagi," tutur mantan asisten pelatih Luis Milla tersebut.

(TribunJakarta.com, Wahyu Septiana) 

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved