Liga 1 2019

Rahmad Darmawan Minta PS Tira Persikabo Waspadai Pemain Cepat PSIS

Pelatih PS Tira Persikabo, Rahmad Darmawan sebut PSIS Semarang adalah satu tim 'ngeyel' yang sulit untuk dikalahkan.

Rahmad Darmawan Minta PS Tira Persikabo Waspadai Pemain Cepat PSIS
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
PS Tira Persikabo 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pelatih PS Tira Persikabo, Rahmad Darmawan sebut PSIS Semarang adalah satu tim 'ngeyel' yang sulit untuk dikalahkan.

Mantan Pelatih Persija Jakarta ini menilai bahwa lawan yang akan dihadapinya adalah satu tim yang memiliki pemain cepat.

Untuk itu, ia meminta Manahati Lestusen dkk untuk bermain fokus dan mengawasi seluruh pergerakan pemain Laskar Mahesa Jenar.

"Kita menyiapkan alternatif-alternatif pemain yang akan kita siapkan lawan Semarang. Karena lawan yang kita hadapi Semarang. Saya tahu persis mereka bermain sangat agresif ketika bermain di kandang dan dia bermain dengan pemain yang memiliki kecepatan yang sangat bagus. Jadi itu harus benar-benar kita waspadai. Mereka main ngeyel. Anak-anak harus sama-sama main ngotot," ujarnya usai latihan di Stadion Mini Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (30/7/2019).

Pelatih yang akrab disapa RD ini juga mengungkapkan bahwa ada beberapa pemain andalannya yang tidak ikut bertandang menghadapi PSIS Semarang.

Pemain yang tidak dapat diturunkan itu ialah Abduh Lestaluhu dan Parfait Essengue yang menerima hukuman akumulasi kartu kuning.

Namun, terkait kondisi pemain yang lain RD mengaku bahwa anak asuhnya sudah siap tempur, termasuk Loris Arnaud yang sebelumnya sedikit mengalami cedera dibagian kakinya.

"Kalau dilihat dari akumulasi sih Parfait dan Abduh tidak bisa main. Sejauh ini kondisi pemain semua oke. Loris Arnaud hari ini kita istirahatkan tujuannya supaya ia cepat pulih," jelasnya.

Sementara itu, terkait banyaknya jumlah kemasukan ke gawang yang dikawal Angga Saputra, Rahmad Darmawan mengatakan hal itu adalah wajar.

Halaman
12
Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved