Sawahnya Kekeringan sejak Memasuki Kemarau, Petani di Cibungbulang Bogor Berharap Turun Hujan

Akibat kekeringan yang melanda wilayah tersebut, masyarakat yang berprofesi sebagai petani hanya berharap agar hujan segera turun.

Sawahnya Kekeringan sejak Memasuki Kemarau, Petani di Cibungbulang Bogor Berharap Turun Hujan
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Kondisi sawah di Cibungbulang, Kabupaten Bogor yang kekeringan akibat dampak kemarau, Rabu (31/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBUNGBULANG - Sekitar 2 hektare lahan pertanian diwilayah Cibungbulang, Kabupaten Bogor mengalami kekeringan sejak memasuki musim kemarau.

Akibat kekeringan yang melanda wilayah tersebut, masyarakat yang berprofesi sebagai petani hanya berharap agar hujan segera turun.

Warga, Andri mengaku bahwa pada musim kemarau yang melanda ini dirinya beralih profesi menjadi petugas penjual hewan kurban.

"Semenjak kekeringan, petani hanya menunggu hujan saja tidak ada kerjaan lagi. Kalaupun nandur juga dicangkul dulu harus ada air juga. Saya di sana jual kambing untuk kurban," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (31/7/2019).

Ia pun menjelaskan bahwa kekeringan yang melanda wikayahnya sudah terjadi sekitar hampir dua bulan.

Menurutnya, air yang biasanya mengalir dari Leuwung Kolot pun kini volumenya mulai menyusut sehingga tidak mampu mengairi sawah.

"Sekitar dua bulan tidak beraktivitas akibat kemarau. Air biasanya mengalir dari Leuwung Kolot. Air juga katanya mulai tidak ada, sudah kering. Warga memanfaatkan air di kali Ciaruteun untuk mandi ataupun mencuci," jelasnya.

Kendati demikian, Andri menjelaskan bahwa saat ini pemilik sawah tengah melakukan pembicaraan bersama masyarakat akan ditanam apa sawah yang saat ini menderita kekeringan.

"Saat ini dibiarkan saja. Soalnya kalau kering seperti ini bingung juga mau ditanam apa. Tapi ini ada yang mau nanam singkong. Sedang dibicarakan bersama warga," jelasnya.

Andri berharap agar pemerintah dan dinas lainnya mampu memberikan solusi terkait kemarau yang melanda wilayahnya.

"Semoga ada bantuan air dari pemerintah atau dinas terkait kekeringan yang melanda," pungkasnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved