Tim Medis PASI Stand By Berikan Penanganan di Kejurnas Atletik U-18, U-20 dan Senior

Tim medis yang terdiri dari dokter, fisioterapis dan masseur begitu telaten menjalankan tugasnya untuk memberikan pelayanan ataupun penanganan

Tim Medis PASI Stand By Berikan Penanganan di Kejurnas Atletik U-18, U-20 dan Senior
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Tim Medis di Kejurnas Atletik 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Tim medis Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), terlihat stand by untuk memberikan penanganan untuk atlet dalam Kejuaraan Nasional Atletik U-18, U-20, dan Senior yang diselenggarakan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor 1 hingga 7 Agustus 2019.

Tim medis yang terdiri dari dokter, fisioterapis dan masseur begitu telaten menjalankan tugasnya untuk memberikan pelayanan ataupun penanganan terhadap atlet setelah mengikuti perlombaan.

Dokter PASI sekaligus dokter Pelatnas, Angga menjelaskan bahwa pihaknya menyediakan beragam perlengkapan medis yang dibutuhkan sesuai dengan keluhan atlet.

"Perlengkapan medis yang disediakan sama seperti dengan kejurnas sebelumnya. Kita menyediakan obat-obatan seperti nyeri. Paling sering kan cedera sprain dan strain. Yang rentan juga untuk nomor-nomor lompat terutama lompat gala dan gawang itu ada potensi cedera sampai ke paling parah patah tulang. Untuk itu kita selalu stand by memberikan pelayanan penanganan terbaik untuk atlet," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (1/8/2019).

Tak hanya itu, tim medis PASI juga menyediakan satu kolam yang diisi air sebagai recovery untuk atlet setelah berlomba.

"Kita juga menyediakan kolam recovery juga untuk anak menengah jauh itu sebagai pencegahan penyakit panas, kram," jelasnya.

Angga juga menjelaskan bahwa saat ini ada beberapa atlet yang sedikit bermasalah dengan kesehatannya.

Kendati demikian, hal tersebut sudah ditangani oleh tim medis dan hal itu juga bukan termasuk cedera yang serius.

"Untuk hari pertama ini ada yang ketarik hamstring ada satu dua orang. Itu saja. Sisanya cuma melakukan recovery saja," ucapnya.

"Anak-anak yang dari daerah yang terserang diare mungkin belum terbiasa dengan makan makanan yang ada di sini," sambungnya.

Selain itu, tim medis PASI juga mendapatkan bantuan kekuatan medis dari PMI Kabupaten Bogor yang dikerahkan sebanyak dua tim.

"Kita juga didukung oleh tim dari PMI Kabupaten Bogor yang terjun dua tim. Kita stand by di garis start dan finish," tuturnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved