4 Siswa Magang KM Pieces yang Tenggelam Belum Ditemukan, Keluarga Tunggu Kabar Baik

Salah satu orangtua murid Cucun Sundari mengatakan, anaknya Hikmal Ramadhan berangkat dari rumah pada 21 Juli lalu.

ARI HIMAWAN SARONO
Foto Hikmal Ramadhan salah seorang korban KM Pieces yang tenggelam di perairan Matasiri, Kotabaru, Kalimantan Selatan. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sebanyak lima siswa magang dari SMK Negeri Bulakamba Brebes, Jawa Tengah menjadi penumpang Kapal Motor (KM) Pieces yang tenggelam di Perairan Matasiri, Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Mereka yakni, Hikmal Ramadhan, Febriantara Alan, Muhammad Samlawi, Kastari, dan Priyanto.

Dari kelima siswa SMK Negeri 1 Brebes yang menjadi korban, satu di antaranya dikabarkan selamat yakni Muhammad Samlawi (18), warga Desa Kupu Kecamatan Wanasari, Brebes.

Sementara keempat siswa lainya hingga kini masih hilang dan sedang dicari oleh tim Basarnas.

Salah satu orangtua murid Cucun Sundari mengatakan, anaknya Hikmal Ramadhan berangkat dari rumah pada 21 Juli lalu.

Sampai saat ini dirinya masih menunggu pencarian anaknya itu.

"Rencananya tiga bulan magang di kapal itu, anak saya sedang paktek kerja lapangan. Tapi beberapa hari kemarin keluarga mendapat kabar mengalami kecelakaan," kata Cucun, Sabtu (3/8/2019).

Pihak keluarga hingga kini terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait kejadian tersebut.

Bahkan suaminya pergi ke Pelabuhan Nusantara di Pekalongan, lokasi awal kapal tersebut berangkat.

Sebelumnya diberitakan, KM Pieces yang bertolak dari Pekalongan menuju Selat Makassar untuk mencari ikan, tenggelam di perairan Kalsel.

Kapal baru diketahui tenggelam tiga hari kemudian karena alat pemancar sinyal bahaya yang berada di dalam kapal diduga rusak.

Kejadian ini menyebabkan 4 orang tewas dan 3 selamat, sementara 30 penumpang lainnya dinyatakan hilang.

Salah satu korban selamat terpaksa meminum air seninya untuk bertahan hidup di laut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Siswa Magang KM Pieces yang Tenggelam Hilang, Keluarga Tunggu Kabar Baik"

Penulis : Kontributor Pekalongan, Ari Himawan Sarono

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved