Anak Jokowi Gibran dan Kaesang Masuk Bursa Cawalkot Solo, Walikota Solo: Siap Kecewa dan Dikecewakan

Nama anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangerap yang masuk bursa Calon Walikota Solo untuk periode 2020-2025 menuai banyak perhatian.

Anak Jokowi Gibran dan Kaesang Masuk Bursa Cawalkot Solo, Walikota Solo: Siap Kecewa dan Dikecewakan
Kolase foto Kompas.com
Jokowi, Gibran & Kaesang 

Tak hanya itu, ia juga menyarankan agar Gibran membantu Jokowi terlebih dahulu.

Sehingga baru bisa menjadi pejabat atau politikus pada tahun 2025, bukan untuk tahun depan.

"Kalau mas Gibran mau berkecimpung di dunia politik, saran saya beliau membantu bapaknya dulu menyelesaikan ugasnya 5 tahun jadi presiden. Baru 2024-2025 silakan mencalonkan. Mau di Solo atau Jawa Tengah silakan. Pasti dpat dukungan luar biasa. " tambahnya.

Survei popularitas calon Walikota Solo, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangerap dapat skor tinggi
Survei popularitas calon Walikota Solo, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangerap dapat skor tinggi (Kompas.TV)

Kemudian, FX Hadi Rudyatmo menegaskan menjadi Walikota atau Wakil Walikota ini tidak hanya bermodalkan popularits dan elektabilitas.

"Saya tidak menghalang-halangi mas Gibran jadi Walikota. Untuk menjadi Walikota dan Wakil Walikorta ini tidak hanya modal popularits dan elektabilitas. Tapi bagaimana menjadi seorang pelayan di instansi birokrasi," ucapnya.

"Kalau merasa mampu ya silakan, Tapi harus melalui mekanisme partai sesuai dengan aturan," tambah FX Hadi Rudyatmo.

Setelah itu, FX Hadi Rudyatmo untuk menjadi pemimpin pun tidak terjadi secara tiba-tiba, namun harus mealui serangkaian proses.

Proses ini pun banyak macamnya.

"Tidak semua ujug-ujug harus melalui proses. Proses itu tidak semudah mebalikkan telapak tangan kita. Proses kita memahami ideologi melayani masyarakat, memahami arti politik dan partai politik," ucapnya.

Jokowi Marah ke Dirut PLN, Ini Kata Fadli Zon

Lalu, ketika Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep sudah bulat terjun ke dunia politik, maka harus siap kecewa dan dikecewakan, menurut FX Hadi Rudyatmo.

"Kalau sudah bicara politik, harus dua hal yang dipahami, yaitu siap kecewa dan dikecewakan," ungkap FX Hadi Rudyatmo

"Ya iyalah belum tentu yang kita layani dengan baik ini menerima dengan baik," ungkapnya.

"Kalau mau jadi Walikota siap-siap kecewa dan dikecewakan," tandasnya.

Penulis: Uyun
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved