Breaking News:

Kabar Artis

Selundupkan HP Saat Jenguk Galih dan Pablo Dibilang Sensasi, Farhat Abbas Geram: Saya Cari Prestasi

Farhat Abbas meluapkan kekesalannya karena dirinya sempat disalahkan dan dibilang cari sensasi akibat membawa ponsel ke ruang tahanan.

Penulis: Uyun | Editor: Vivi Febrianti
Kolase Kompas.com/Tribunnews.com
Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua 

Sel isolasi merupakan kamar tahanan yang diperuntukkan bagi pelanggar tata tertib di rutan.

"Tapi besok siang mereka (Pablo Benua dan Galih Ginanjar) masuk ke sel tikus," ujar Farhat Abbas.

Tak hanya sekedar dijebloskan, Pablo Benua dan Galih Ginanjar juga bahkan dilarang untuk dibesuk keluarga selama 14 hari.

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah 8 - 9 Dzulhijjah , Ini Keutamaan Puasa Jelang Idul Adha

Anaknya Idap Penyakit Langka Williams Syndrome, Dede Sunandar Tolak Bantuan dari Orang Amerika

Lantas, Farhat Abbas mengetahui bahwa Pablo Benua dan Galih Ginajar dijebloskan ke sel tikus atas perintah Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas S Iman.

"Perintah siapa? Pak Barnabas. Kemungkinan dia lihat dari CCTV. Bilang ya jangan zalim-zalim banget. Ini kan gak ada apa-apanya," akui Farhat Abbas.

Ketika aksi selundupkan ponsel ini disebut cari sensasi dan merugikan kliennya, Farhat Abbas kesal dan komplain bukan main.

Menurutnya, ia sedang mencari prestasi untuk bisa mendamaikan Galih Ginanjar, Pablo Benua, Rey Utami dengan pihak Fairuz A Rafiq.

"Ngomong bilang saya cari sensasi, kemudian merugikan klien, saya komplain. Saya gak mencari sensasi tapi prestasi. Prestasi itu bagaimana mendamaikan mereka. Karena delik aduan bisa dicabut," tegas Farhat Abbas.

Kemudian, Farhat Abbas memberikan nasihat kepada kepala tahanan untuk tidak menyulitkan kuasa hukum yang sedang berusaha membela kliennya.

"Harusnya sesama penegak hukum saling menghargai. Janganlah kepala-kepala tahanan itu menyulitkan lawyer. Pakai aturan KUHAP aja, jangan bikin aturan sendiri," tegas Farhat Abbas.

Daftar Kendaraan yang Tidak Kena Sistem Ganjil Genap DKI Jakarta

Iseng-iseng Tawarkan Sapi 1,4 Ton Via WhatsApp, Tak Disangka Pembelinya Presiden Jokowi

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved