Breaking News:

Kabar Artis

Selundupkan HP Saat Jenguk Galih dan Pablo Dibilang Sensasi, Farhat Abbas Geram: Saya Cari Prestasi

Farhat Abbas meluapkan kekesalannya karena dirinya sempat disalahkan dan dibilang cari sensasi akibat membawa ponsel ke ruang tahanan.

Penulis: Uyun | Editor: Vivi Febrianti
Kolase Kompas.com/Tribunnews.com
Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua 

Farhat Abbas juga menyebut bahwa polisi telah menzalimi Pablo Benua dan Galih Ginanjar dengan menjebloskan keduanya ke sel tikus.

"Ini kezaliman kepada tahanan Polda Metro Jaya," ungkap Farhat.

Kini, Farhat Abbas mengaku akan melaporkan pejabat polisi di Polda Metro Jaya karena sudah melakukan kesewenang-wenangan kepada Galih Ginanjar dan Pablo Benua.

Galih Ginanjar kembali minta maaf dengan mengungkit jasa-jasanya pada ayah Fairuz A Rafiq
Galih Ginanjar kembali minta maaf dengan mengungkit jasa-jasanya pada ayah Fairuz A Rafiq (Instagram @lambe_turah/Fairuz A Rafiq)

"Kita juga akan melaporkan. Ini kesewenang-wenangan. Dua kali dihukum. Pertama dihukum sel tikus, kedua gak boleh ketemu keluarga. Gimana? ada apa? Upaya rekonsiliasi damai yang akan saya lakukan ini terganggu," tambah Farhat Abbas

"Bilang saja besok saya akan melaporkan Barnabas ke Propam Polri. Dia telah dzalim, malah mengumumkan seolah-olah beradu dan berperang opini dengan saya (bahwa tak mengantongi izin membawa ponsel)," kata Farhat Abbas lagi.

Menurut Farhat Abbas, tindakan pelaporannya ini juga karena dianggap pihak sana sudah mempermalukan pengacara.

"Ya atas hak asasi manusia. Ini sudah mempermalukan. Udah klien kita dimasukin ke sel tikus, tidak boleh dijenguk. Ada apa?" tanya Frahat Abbas geram.

"Ini mempermalukan pengacara. Mempermalukan banget, makanya kita laporkan saja sekalian," ujar Farhat Abbas.

Bella Hadid dan The Weeknd Putus Lagi, Sempat CLBK Selama Setahun

Raffi Ahmad Pernah Kasih Cincin Berlian ke Dede, Ternyata Hadiah Pernikahan untuk Nagita Slavina

Barnabas menyampaikan bantahannya terkait pemberian izin untuk membawa ponsel ke Rutan.

"Enggaklah, mana ada (petugas mengizinkan). Anggota saya sudah saya tanyai satu-satu, sudah dilarang. Enggak mungkin anggota saya mengizinkan, dia kan tahu aturan," ujar Barnabas.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved