Masuk Tiga Besar Terbaik Pencegahan Korupsi se-Jawa Barat, Pemkab Bogor Tetap Dimonitor KPK

Pemerintah Kabupaten Bogor masuk ke dalam tiga besar pencegahan korupsi berdasarkan Monitoring Center for Prevention (MCP) se-Jawa Barat.

Masuk Tiga Besar Terbaik Pencegahan Korupsi se-Jawa Barat, Pemkab Bogor Tetap Dimonitor KPK
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
KPK saat mendatangi kantor ULP barang dan Jasa Kabupaten Bogor, Kamis (8/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor masuk ke dalam tiga besar pencegahan korupsi berdasarkan Monitoring Center for Prevention (MCP) se-Jawa Barat.

MCP ini merupakan penilaian melalui indikator-indikator yang dirangkum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Untuk program ini kita nilai mengunakan indikator atau kriteria yang ada di MCP. Di MCP (Pemkab Bogor) capaiannya 69 persen, itu urutan ketiga," kata Ketua Tim Korsupgah KPK Jawa Barat, Tri Budi Rochmanto saat ditemui TribunnewsBogor.com di Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (8/8/2019).

Dalam kunjungannya ke Pemkab Bogor, ia mengaku melakukan monitor evaluasi ke dua instansi pemerintahan

Yakni Badan Pengelolaan Pendapatan Daerag (Bapenda) dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa.

"Ya karena di dua dinas ini yang kami lihat harus mendapat perhatian yang lebih. Gak ada pengaduan," katanya.

Terpisah, Kepala ULP Barang dan Jasa Kabupaten Bogor, Budi CW mengatakan bahwa ULP beberapa tahun lalu, terkait pencegahan korupsi ULP Kabupaten Bogor pernah menyabet ranking 1 terbaik.

Meski begitu, ULP Kabupaten Bogor tetap diawasi oleh KPK.

"Pesannya seperti itu. Beliau (Tim Korsupgah KPK Jabar) kan sebagai supervisi mengingatkan. Kan beliau tidak setiap hari ada di sini," kata Budi usai menerima kedatangan tim KPK tersebut.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved