Tim Catur Indonesia Dulang Emas di Nomor Bergengsi Rapid Chess

Tim catur Indonesia yang disponsori oleh PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk kembali menorehkan kisah kemenangan

Tim Catur Indonesia Dulang Emas di Nomor Bergengsi Rapid Chess
Humas PP Percasi
Tim Catur Indonesia Raih Emas di Nomor Bergengsi Rapid Chess pada 4th Eastern Asia Youth Chess Championship 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tim catur Indonesia yang disponsori oleh PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk kembali menorehkan kisah kemenangan pada nomor Catur Cepat di ajang 4th Eastern Asia Youth Chess Championship yang berlangsung di Bangkok. Pada pertandingan catur cepat antara 11 negara ini, Indonesia berhasil meraih emas untuk G 18 dan U 16.

“G 18 dan U 16 merupakan nomor paling bergengsi di ajang 4th Eastern Asia Youth Chess Championship, pasalnya pada usia inilah pecatur muda terlihat potensi tertingginya. Totalnya Indonesia memborong 6 medali terdiri dari 2 emas, 3 perak, dan 1 perunggu,” ungkap Vice Head of Delegation Tim Catur Indonesia, Merry Damayanti.

Emas untuk G 18 dimenangkan oleh WFM Chistine Elisabeth dan emas untuk U 16 direbut oleh FM Daniel Lumban Tobing. Merry menjelaskan perak juga berhasil direbut oleh pecatur yang lebih muda yaitu Nayaka Budidharma (U-14), Aura Cahyati Alifan (G-10), dan Caecilia Natalie Liuvian(G-14).

“Sedangkan untuk perunggu direbut oleh Armenia Zendy Purwanto di G-12,” Imbuh merry yang juga merupakan Tim Departement Social Investment JAPFA.

“Perolehan tersebut menunjukkan kualitas tim pemain Indonesia yang mumpuni diantara pesaingnya di Asia Timur,” jelasnya.

Di balik medali emas yang berhasil diraih oleh tim Indonesia ternyata terdapat perjuangan yang luar biasa. FM Daniel Lumban Tobing misalnya harus menebus kekalahannya pada babak ketiga.

Kekalahan tersebut membuatnya berjarak satu point dengan pemimpin klasemen.

“Kekalahan tersebut akhirnya dibalas oleh Daniel dengan kemenangan berturut-turut dari babak keempat sampai ketujuh. Alhasil keempat point yang didapatkan dalam empat babak akhir mampu memposisikannya pada puncak klasemen,” tutur Taufik Halay, Pelatih Tim Catur Indonesia.

Hal senada juga terjadi pada WFM Christine Elisabeth. Performa pada tiga babak awal Christine berhasil mendapatkan kemenangan dan mencatatkan tiga point. Namun modal tersebut belum cukup mengantarkannya untuk meraih emas.

“Sayangnya pada babak keempat hingga keenam, Christine hanya bisa berhasil menahan remis lawannya. Namun, pada babak akhir wajib menang. Christine mencatatkan satu point lagi dan mampu menduduki puncak klasemen,” ujar Taufik.

Perjuangan FM Daniel Lumban Tobing dan WFM Christine Elisabeth merupakan bukti ketangguhan tim Indonesia. Meskipun sempat terseok-seok tetapi memiliki daya tarung yang luar biasa dan bisa mendapatkan emas.

“Pertandingan Catur Cepat di ajang kali ini mendorong tim Indonesia untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” jelas Taufik.

Meski pertandingan catur cepat 7 babak ini berlangsung selama 8 jam, Tim indonesia berhasil menunjukkan ketangguhannya dan memperoleh 2 emas, 3 perak, dan 1 Perunggu.

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved