Ikut Lomba Lukis di Bogor, Mahasiswi UNJ Gunakan Kopi dan Cokelat sebagai Pewarna

Alhasil sampai saat ini ia pun tertarik untuk mengembangkan kreativitasnya untuk melukis dengan menggunakannpewarna dari kopi dan cokelat.

Ikut Lomba Lukis di Bogor, Mahasiswi UNJ Gunakan Kopi dan Cokelat sebagai Pewarna
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Mahasiswi UNJ Gunakan Kopi dan Coklat Sebagai Pewarna 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Mahasiswi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Alne Auliah menggunakan kopi dan cokelat sebagai pewarna untuk melukis di atas kanvas.

Aksi melukis menggunakan pewarna dari kopi dan cokelat itu dilakukan pada lomba lukis Festival Merah Putih di Pedestrian Seputa Kebun Raya Bogor, Sabtu (10/8/2019).

Alne menjelaskan awal dirinya tertarik melukis dengan menggunakan kopi dan coklat sebagai pewarna adalah ketika dirinya mengikuti perlombaan lukis berbarengan dengan lomba membuat kopi.

Alhasil sampai saat ini ia pun tertarik untuk mengembangkan kreativitasnya untuk melukis dengan menggunakannpewarna dari kopi dan cokelat.

"Ini tuh bahannya dari kopi, karena biasanya kan banyak warna tuh, pengennya sih yang anti mainstream pengennya yang warna coklat aja, jadi kita pilih pewarna dari bahan kopi dan coklat," ujarnya.

Alne menjelaskan untuk membuat mewarnai lukisan dengan kopi dan colat caranya adalah fengan memblok gambar dengan menggunakan kopi.

Selanjutnya untuk mempertegas garis Alne menggunakan coklat sebagai pewarna.

"Enggak ada kendala, sama saja dengang menggunakan pewarna lainnya, tapi awalnya dasarnya itu block dulu basic sama seperti water colour," ucapnya.

Kedua orangtua Alne yakni sang ayah Sutriono dan ibundanya Nur Hasanah selalu mendukung putrinya untuk berkreatifitas.

Sutriono menceritakan bahwa anaknya itu sudah senang melukis sejak duduk di bangku taman kanak kanak.

Bahkan saat SMP Alne rajin mengikuti lomba melukis.

"Dari TK dia sudah mulai menggambar mewarnai terus sampai SMA beberapa kali ikut lomba trus sekarang pas kuliah dilanjut lagi," katanya.

Sutriono juga mengatakan bahwa akan mendukung terus sang anak untuk terus berkarya.

"Kalau saya sih yang penting dia fun, kalau saya akan saya suport terus karena kan orangtua tidak boleh memaksakan kehendak harus kesininkesitu, yang penting anaknya seneng dan positif ya kita dukung," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved