Breaking News:

Pabrik Garment di Kota Bogor Tutup, Begini Nasib Karyawannya

Meski belum ada pemberitahuan resmi kepada para karyawan namun pihak perusahaan sudah menyampaikan secara lisan.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kepala Disnakertrans Kota Bogor, Samson Purba 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Ratusan karyawan Pabrik Garmen PT Sahabat Unggul International yang sebelumnya bernama PT Mickey Busana di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor perbulan Agustus ini tutup.

Meski belum ada pemberitahuan resmi kepada para karyawan namun pihak perusahaan sudah menyampaikan secara lisan.

Hal itu diketahui oleh para pekerja kerika melakukan mediasi antara karyawan dan pihak perusahaannyang difasilitasi Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kota Bogor, Senin (12/8/2019).

"Kalau tadi kata pak kadis kan pertanggal 9 Agustus tapi kami dan karyawan baru tau secara lisan hari ini dari pihak perusahaan," kata Ketua DPC SPN Kota Bogor Budi Mudrikah saat mendampingi para karyawan.

Ia pun tidak mempermasalahkan jika perusahaan tersebut tutup.

Karena menurutnya pihak perusahaan tetap harus membayar hak para karyawan.

Terlebih saat ini ada sekitar 300 karyawan dan 400 karyawan kontrak yang sudah tidak bekerja namun belum mendapat haknya yakni pembayaran gaji selama 2,5 bulan.

"Tuntutan kami sangat sederhana kalau perusahaan akan menutup perusahaannya bagi kita tidak akan menghalang-halangi dan itu menjadi hak preogratif pengusaha terlebih jika berbicara kondisi, cuma serikat pekerja yang perlu diperhatikan pertama adalah hak-hak normatif daripada pekerja itu," ujarnya usai mediasi.

Ratusan karyawan garment PT Sahabat Unggul International saat mendatangi Balai Kota Bogor
Ratusan karyawan garment PT Sahabat Unggul International saat mendatangi Balai Kota Bogor (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Untuk mengantisipasi adanya lepas tanggung jawab dari pihak perusahaan DPC SPN pun akan membangun posko pengaduan SPN.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved