Ambil Layangan Diatap Rumah, Bocah 8 Tahun Tewas Kesetrum
Mendapati layangan putus, bocah yang akrab disapa Ahmad itu kemudian naik ke atas rumah Sakrib.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Nasib naas menimpa Ahmad Nizam Saputra (8) bocah warga Jalan Rengas 3 RT 03/02 Rawa Barat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Siswa kelas dua Sekolah Dasar Negeri ( SDN ) itu tewas tersengat listrik pada Selasa (13/8/2019).
Kejadian tersebut, diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Kompol Wahyu, bermula ketika putra dari Arsuadi itu tengah mengejar layangan putus bersama beberapa temannya sekira pukul 11.30 WIB.
Layangan yang putus itu kemudian tersangkut di atap rumah kontrakan milik Sakrib, Jalan Rengas 3 Nomor 4 RT 03/02 Rawa Barat yang tidak jauh dari rumah korban.
Mendapati layangan putus, bocah yang akrab disapa Ahmad itu kemudian naik ke atas rumah Sakrib.
Namun sayang, ketika hendak meraih layangan, Ahmad tidak sengaja menyentuh kabel listrik pompa air yang terkelupas.
Sengatan listrik 900 Watt pun menewaskan bocah semata wayang Arsuadi dengan posisi tertelungkup memeluk pompa air.
"Begitu kena setrum, temen-temen korban teriak, pamannya Dadang (39) yang rumahnya persis di sebelah lokasi kejadian langsung naik nolong," ungkap Kompol Wahyu dihubungi pada Rabu (14/8/2019).
Usai memutuskan sambungan listrik, korban kemudian dilarikan sang paman ke Puskesmas Kelurahan Kuningan Barat. Tetapi sayang, nyawa korban sudah melayang ketika diperiksa tim dokter puskesmas.
"Keluarga korban sudah ikhlas, karena itu orangtuanya nggak buat laporan dan visum. Jenazahnya langsung dibawa pulang dari puskesmas untuk dimakamin sore kemarin," ungkapnya.
"Kejadian ini harus menjadi pelajaran bagi semua masyarakat untuk memperhatikan kondisi kabel rumah, bukan cuma untuk menghindari adanya kejadian yang sama, tapi juga menghindari kebakaran akibat korslet listrik," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-tersetrum.jpg)