Jokowi Sebut Penindakan Bukan Prestasi Penegakan Hukum, Menkumham: Sistemnya Harus Kokoh

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly mengamini pernyataan Presiden Jokowi.

Jokowi Sebut Penindakan Bukan Prestasi Penegakan Hukum, Menkumham: Sistemnya Harus Kokoh
Tribunnews/JEPRIMA
Presiden Joko Widodo saat akan menyampaikan pidato pada Sidang Tahunan MPR tahun 2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2019). Sidang tersebut beragendakan penyampaian pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Dalam Sidang Tahunan MPR 2019, Presiden Joko 'Jokowi' Widodo menyatakan keberhasilan penegakan hukum tak hanya diukur dari penindakan. Tidak diukur dari berapa kasus yang ditangani dan banyaknya pelaku dihukum, tapi dari sisi pencegahan.

"Tetapi keberhasilan para penegak hukum bukan hanya diukur dari berapa kasus yang diangkat dan bukan hanya berapa orang dipenjarakan," kata Jokowi yang menggunakan baju tradisional Suku Sasak saat pidato Kenegaraan HUT Ke-74 Kemerdekaan RI di depan anggota MPR, DPR, dan DPD, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly mengamini pernyataan Presiden Jokowi.

Pidato Kenegaraan, Jokowi Tegaskan Indonesia Tidak Takut dengan Era Keterbukaan

Yasonna Laoly
Yasonna Laoly (Ilham Rian Pratama/Tribunnews.com)

Katanya, perbaikan penegakan hukum memang harus dimulai dari sebuah sistem yang kokoh.

"Perbaikannya memang harus dari sistem, sistem pencegahannya, manajemen keuangannya, manajemen proyeknya, semuanya membangun pada titik pencegahan," ujar Yasonna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

"Akan lebih baik tidak ada yang tertangkap karena sudah bagus sistemnya," dia menegaskan.

Presiden Jokowi juga menilai ukuran kinerja para penegak hukum dan HAM juga harus diubah, termasuk upaya pemberantasan korupsi. Yasonna pun kembali mengamini pernyataan tersebut.

"Jadi kita juga harus membangun sistem sehingga korupsi tidak terjadi, itu yang harus kita laksanakan," katanya.

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved