Anies Sebut Pulau Reklamasi Milik Indonesia, Yunarto Wijaya: Bikin Gimmick Sambil Tetap Keluarin IMB
Di sisi lain Anies Baswedan menekankan kalau Pulau Reklamasi milik Indonesia, namun di sisi lain ia tetap mengeluarkan IMB-nya.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
Anies Sebut Pulau Reklamasi Milik Indonesia, Yunarto Wijaya: Bikin Gimmick Sambil Tetap Keluarin IMB
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya menanggapi pernyataan Anies Baswedan soal alasannya menggelar upacara bendera HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasai.
Yunarto Wijaya menyebut kalau hal itu hanya gimmick yang dikeluarkan oleh Anies Baswedan.
Tak hanya itu ia juga menyebut kalau Anies Baswedan diam-diam tetap mengeluarkan IMB.
Hal itu disampaikan oleh Yunarto Wijaya di akun Twitternya @yunartowijaya, Sabtu (17/8/2019).
Yunarto Wijaya menanggapi artikel berita di Kompas.com soal alasan Anies Baswedan menyelenggarakan upacara bendera di Pulau Reklamasi.
Judul artikel itu berjudul 'Pimpin Upacara HUT ke-74 RI, Anies Sebut Pulau Reklamasi adalah Milik Indonesia'.
Anies Baswedan menyebut kalau Pulau Reklamasi adalah milik Indonesia.
Namun Yunarto Wijaya tampaknya geram dengan pernyataan tersebut, di mana Anies Baswedan diam-diam mengeluarkan IMB pulau tersebut.
Hal itu pun ia sampaikan dengan mengomentari artikel berita tersebut.
Dilansir dari Kompas.com, Anies Baswedan memimpin upacara kemerdekaan ke-74 RI di kawasan Pantai Maju atau Pulau D di Teluk Jakarta, Sabtu (17/8/2019).
• Bawakan Lagu Tanah Airku di HUT ke-74 RI, Ini Sosok Andrea Turk, Ternyata Cicit Buyut WR Soepratman
• Komandan Upacara HUT ke-74 RI Salah Sebut Umur Kemerdekaan Saat Lapor ke Anies Baswedan
Ini adalah pertama kalinya upacara HUT RI digelar di lahan hasil reklamasi tersebut.
Dalam pidatonya, Gubernur Anies Baswedan menekankan, upacara digelar di Pantai Maju untuk mengirimkan pesan bahwa lahan tersebut bukan milik pribadi, melainkan milik Negara.
"Ini adalah lahan milik Negara Republik Indonesia. Di tanah ini, ada tanah Indonesia. Di air ini, ada air Indonesia. Inilah tanah air Indonesia. Dan pesan itu kita kirimkan kuat dari tanah yang baru kita saksikan ini," kata Anies Baswedan dalam sambutan.
"Saudara-saudara sekalian turut menjadi saksi. Saudara-saudara sekalian turut menjadi bagian dari yang memastikan bahwa di Ibu Kota ada keadilan. Di Ibu Kota ada kepastian hukum," tambah Anies Baswedan.
Pada tahun sebelumnya, upacara HUT RI digelar di Lapangan Banteng setelah lapangan itu diresmikan.
Biasanya, upacara diselenggarakan di Eks IRTI Monumen Nasional.
Anies Baswedan sebelumnya mengatakan, dahulu, daratan hasil reklamasi merupakan kawasan yang tertutup dan dijaga ketat.
Dia menyebut daratan hasil reklamasi dikuasai oleh pihak swasta.
Anies kemudian menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 71 Tahun 2019 tentang Upacara Pengibaran Bendera dalam Rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan RI Tahun 2019.
Ingub itu menyebutkan, upacara HUT ke-74 RI akan digelar di kawasan Pantai Maju atau Pulau D hasil reklamasi Teluk Jakarta.
• Anies Sampaikan Amanat, PNS Pemprov DKI Pilih Duduk di Pinggir Lapangan
• Anies Baswedan Bantah Studi Banding Bila ke Luar Negeri : Saya Justru Promosikan Indonesia
Pernyataan Anies Baswedan itu kemudian ditanggapi oleh Yunarto Wijaya.
Menurutnya pernyataan itu hanya gimmick saja.
Sebab, diam-diam Anies Baswedan pun tetap mengeluarkan izin untuk swasta.
"Asik sendiri bikin gimmick sambil IMB tetep dikeluarin buat pengembang lancar jualan...," tulisnya.
PNS Pemprov DKI Pilih Duduk di Pinggir Lapangan
Puluhan pegawai negeri sipil (PNS) Provinsi DKI memilih keluar barisan saat upacara bendera HUT Kemerdekaan RI di Pantai Maju, Pulau D.
Pengamatan Kompas.com, Sabtu (17/8/2019), banyak PNS yang memilih tidak berada dalam barisan ketika upacara berlangsung.
Ketika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selaku inspektur upacara sedang menyampaikan amanatnya, para PNS tetap bergeming di luar barisan.
Dengan mengenakan seragam Korpri, mereka memilih duduk-duduk di balik pagar lapangan yang terletak di kiri dan kanan barisan.
Beberapa PNS juga sebelumnya meminta izin untuk ke toilet.
Namun, rupanya tidak kunjung kembali ke barisan semula.
Bahkan, ketika upacara memasuki sesi pengibaran bendera merah putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks proklamasi hingga pembacaan teks Pancasila, para PNS ini tidak juga tidak mengikuti rekan-rekannya berada dalam barisan.
• Aaliyah Massaid Kibarkan Bendera Merah Putih di Dalam Air : Suatu Kehormatan
• Jan Ethes Jadi Trending Topik Twitter di HUT ke-74 RI, Perut Selvi Ananda Ikut Jadi Sorotan
Mereka tetap berseliweran di luar barisan hingga upacara berakhir sekitar pukul 08.55 WIB.
Tidak ada pihak yang menegur perilaku para PNS tersebut.
Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar upacara HUT Kemerdekaan RI di pulau hasil reklamasi.
Ada 4.000 pegawai PNS di lingkungan Pemrov DKI hadir dalam upacara itu.
Sekretaris Daerah Saefullah, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi para kepala dinas dan kepala BUMD juga hadir dalam upacara itu.
Mereka tampak kompak mengenakan pakaian batik dinas Pemprov DKI Jakarta.
Selain PNS Pemprov DKI, upacara juga diikuti sejumlah anak sekolah dan organisasi masyarakat.
Ini merupakan pertama kalinya upacara kemerdekaan digelar di pulai hasil reklamasi.
Biasanya upacara digelar di Lapangan IRTI Monumen Nasional.
Bahkan pada tahun 2018 lalu, upacara sempat diadakan di Lapangan Banteng. (*)