HUT Kemerdekaan RI

Cerita Perjuangan Paskibra di Morowali Utara, Darah Bercucuran Dikaki Usai Kibarkan Sang Merah Putih

Cerita Perjuangan Paskibra di Morowali Utara, Darah Bercucuran Dikaki Usai Kibarkan Sang Merah Putih

Cerita Perjuangan Paskibra di Morowali Utara, Darah Bercucuran Dikaki Usai Kibarkan Sang Merah Putih
Facebook Andy Adiet Arsyil
Paskibraka Pembawa Baki Bendera yang Jatuh Setelah Kena Paku 

Cerita Perjuangan Paskibra di Morowali Utara, Darah Bercucuran Dikaki Usai Kibarkan Sang Merah Putih

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Menjadi bagian dari anggota pasukan pengibar bendera pusaka ( Paskibraka ) bukanlah hal yang mudah.

Sebab, anggota Paskibraka ini harus menjalani karantina dan berlatih setiap hari agar dapat menjalankan tugas dengan baik saat upaca pengibaran bendera dilakukan.

Anggota Paskibra yang terlah terpilih harus berjuang keras saat berlatih maupun saat pelaksanaan upacara pengibaran bendera itu berlangsung.

Seperti diketahui, saat HUT RI ke-72 pada Sabtu 17 Agustus 2019 kemarin Presiden Jokowi menggelar upacara HUT RI di Istana Negara.

Tak hanya di Istana Negara, namun Upacara HUT RI ini juga digelar seluruh daerah di Indonesia dari tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota bahkan tinggat kelurahan atau kecamatan.

Rupanya, ada cerita haru dibalik perjuangan seorang Paskibra tersebut.

Seperti yang dialami Dina Nursadilah Toadji seorang Paskibra Putri pembawa Baki di Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah.

Dina harus menahan kesakitan dibagian kakinya saat hendak mengibarkan sang Merah Putih di Hari kemerdekaan Republik Indonesia itu.

Dina baru sadar kakinya berlumuran darah ketika selesai melaksanakan tugasnya sebagai anggota Paskibraka.

Halaman
1234
Penulis: Damanhuri
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved