Pedagang Online di Medsos Bakal Kena Pajak, Ini Kata Menteri Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut bakal mengejar pembayar pajak, yakni pedagang online hingga di media sosial.

Pedagang Online di Medsos Bakal Kena Pajak, Ini Kata Menteri Sri Mulyani
Tribunnews.com
Sri Mulyani Indrawati 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut bakal mengejar pembayar pajak, yakni pedagang online hingga di media sosial.

Hal tersebut disampaikan terkait dengan rencana pemerintah menarik pajak e-commerce tahun depan guna mengoptimalisasi penerimaan perpajakan. 

Sri Mulyani mengatakan, dalam pembicaraan dirinya dengan bos Bukalapak Achmad Zaky dan bos Tokopedia William Tanuwijaya, keduanya sempat khawatir banyak pelapak online bakal lari ke media sosial seperti ke Facebook atau Instagram jika pemerintah menarik pajak ke e-commerce mulai tahun depan.

"Ya kalau lari ke sana (media sosial), ya saya lari juga ke sana. Artinya, level playing field penting. Bukan karena saya hobi memberi pajak, tapi azas keadilan bagi semua. Itu tujuan dari pemerintah," ujar Sri Mulyani dalam Ignite The Nation Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Satu Indonesia, Istora Senayan, Jakarta, Minggu (18/8/2019).

Apalagi, Wakil Presiden Jusuf Kalla sebelumya juga mengatakan, jika tidak ada pajak yang ditarik, maka tidak akan ada dana belanja yang bisa dianggarkan oleh pemerintah.

Sehingga, pemerintah mencoba untuk menerapkan pajak die-commerce agar lebih adil dan merata. 

Terkait digital ekonomi, Sri Mulyani menyatakan terus belajar dan mendalami ekosistem yang ada di sana. 

"Di seluruh dunia sedang menghadapi bagaimana menyakapi digital ekonomi ini. Jadi kami akan berkomunikasi dengan pelaku," katanya.

Dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020, pajak e-commerce akan dihitung sebagai sumber pendapatan negara.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan kebijakan tersebut sebagai bentuk penyetaraan atau keadilan dalam berbisnis.  

Halaman
12
Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved