Papua Rusuh

Kerusuhan di Manokwari, Khofifah Minta Maaf ke Gubernur Papua : Sama Sekali Bukan Suara Jatim

Gubernur Jatim pun mengajak semuanya untuk bersama-sama saling menghormati dan menghargai.

Kerusuhan di Manokwari, Khofifah Minta Maaf ke Gubernur Papua : Sama Sekali Bukan Suara Jatim
KOMPAS.com/GHINAN SALMAN
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menceritakan kondisi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini usai menjenguk di Graha Amerta RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, Senin (1/7/2019). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parwansa menelepon Gubernur Papua Lukas Enembe untuk meminta maaf terkait kejadian di Surabaya dan Malang, Jawa Timur, yang memicu kerusuhan di Manokwari.

Kerusuhan di Manokwari ini berujung pada pembakaran gedung DPRD Papua Barat, Senin (19/8/2019).

"Kami telepon gubernur Papua, mohon maaf. Sama sekali itu bukan suara Jatim. Harus bedakan letupan bersifat personal dengan apa yang menjadi komiten Jatim," kata Khofifah dalam jumpa pers bersama Kapolri Jenderal TNI Tito Karanvia sebagaimana ditayangkan di Kompas TV, Senin.

Khofifah mengatakan, pihaknya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah sering berkomunikasi dengan mahasiswa Papua.

Bahkan, mahasiswa Papua sering diundang dalam setiap-setiap acara penting di Jawa Timur.

"Komunikasi kami sangat intensif. Masing-masing harus bangun satu komitmen untuk menjaga NKRU, Pancasila, dan merah putih," kata Khofifah.

Gubernur Jatim pun mengajak semuanya untuk bersama-sama saling menghormati dan menghargai.

Sebelumnya, kerusuhan pecah di Manokwari, Senin (19/8/2019), yang memicu pembakaran gedung DPRD Papua Barat.

Kerusuhan terjadi buntut dari aksi protes massa terhadap dugaan persekusi dan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya, Jawa Timur.

Kini, sejumlah titik di Manokwari dilaporkan mulai kondusif.

Halaman
1234
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved