Mahasiswa Merangsek di Pelantikan Anggota DPRD Kota Bogor, Bima Arya Maklum

Sebelum pembacaan doa, mahasiswa tiba-tiba merangsak masuk ke depan sidang paripurna sambil berteriak.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pelantikan 50 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor priode 2019 - 2024 diwarnai aksi mahasiswa.

Pembajakan itu dilakukan oleh para mahasiswa diakhir rapat Paripurna DPRD Kota Bogor Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD Kota Bogor Masa Jabatan 2019 - 2024 di ruang rapat paripurna Gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda, Kecamatan Tanah Sareal, Selasa (20/8/2019).

Sebelum pembacaan doa, mahasiswa tiba-tiba merangsak masuk ke depan sidang paripurna sambil berteriak.

"Hidup mahasiswa, Hidup mahasiswa, Hidup mahasiswa," teriak mahasiswa saat melakukan aksi.

Aksi itu pun sempat membuat para petugas keamanan dan Satpol PP Kota Bogor bersiaga untuk mengamankan mahasiswa.

Meski demikian acara tetap berjalan dengan lancar hingga diakhir acara.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menanggapi bahwa apa yang dilakukan mahasiswa tersebut adalah sebuah penyampaian aspirasi.

"Yang penting menurut saya adalah bagaimana bisa sama-sama mengawal program pembangunan kalau soal cara menyampaikan bisa macam macam ya, tapi kan juga sudah selesai jadi itu diujung acara saya rasa enggak apa-apa itu kan diujung acara, tuntutannya tadi lebih kepada harapan temen-teman agar dewan berpihak kepada rakyat sama sepeti saya dilantik sebagai walikota juga sama teman-teman menyampaikan fakta integritas juga," katanya.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Bogor Sementara Paska Pelantikan Atang Tristanto mengaku cukup kaget dengan aksi mahasiswa tersebut.

"Iya saya agak kaget apa karena saya aktivis pernah demo jadi di demo, tapi saya sih belum pernah masuk ke dalam situ, yang jelas tadi yang ditawarkan mahasiswa normatif terkait misalkan tidak korupsi menyampaikan aspirasi kemudian menjaga kinerja menjunjung tinggi peraturan dan tata tertib," katanya.

Atang juga mengatakan bahwa Anggita DPRD Kota Bogor tidak anti kritik dan masukan.

"Saya kira ini juga jadi cambuk juga bagi kami diawal amanat sudah diberi amanah kami sangat terbuka untuk mendapatkan nasehat dan masukan jadi juga dari masyarakat ataupun tokoh," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved