Berawal dari Gerobak dan Pernah Bangkrut, Kini Coffee Toffee Bakal Buka Gerai di Luar Negeri

Siapa sangka, dulunya sekitar tahun 2006 Coffee Toffee berdiri dari sebuah gerobak kecil atau booth di Surabaya dengan luas hanya 2 X 1,5 meter.

Berawal dari Gerobak dan Pernah Bangkrut, Kini Coffee Toffee Bakal Buka Gerai di Luar Negeri
TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah
Coffee Toffee 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Coffee Toffee, kafe yang menyediakan minuman kopi lokal yang sukses dan tersebar hampir di seluruh wilayah di Indonesia.

Bisa dibilang Coffee Toffee mampu sejajar dengan brand kafe ternama dari produk luar negeri.

Hal ini bisa dilihat dari keunggulan yang dimiliki coffee shop dan rekan bisnisnya (franchise) sehingga mampu bersaing.

Tentunya untuk mendulang kesuksesan ini dengan melewati berbagai rintangan yang dihadapi.

Siapa sangka, dulunya sekitar tahun 2006 Coffee Toffee berdiri dari sebuah gerobak kecil atau booth di Surabaya dengan luas hanya 2 X 1,5 meter.

Co-Founder Coffee Toffee, Zai Achmad mengatakan, dulunya ada sekitar 15 booth yang berdiri di depan perkantoran, mall, dan minimarket.

Avocado Cream Joe
Avocado Cream Joe (Magang/Anneke Herlin Chatrilisna)

"Modal awalnya itu cuma Rp 5 juta karena dulu kan konsepnya pakai gerai dan take away," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com di Bogor, Rabu (21/8/2019).

Sayangnya, tahun 2008 menjadi tahun yang berat bagi Coffee Toffee lantaran penjualannya yang terus merosot hingga tak mampu menggaji para pegawainya.

Coffee Toffee Bogor Ajak Pengujung Lihat dan Rasakan Langsung Proses Cupping Kopi

Begini Cara Cupping Kopi Ala Barista Coffee Toffee Bogor

Konsep tersebut akhirnya bangkrut sehingga banyak booth nya yang tutup.

Halaman
123
Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved