Prada DP Menangis Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Vera Sindir Air Mata Buaya: Pantas Dihukum Mati

Prada DP terbukti melanggar Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana sehingga tega menghilangkan nyawa sang kekasih, Vera Oktaria (21).

Prada DP Menangis Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Vera Sindir Air Mata Buaya: Pantas Dihukum Mati
kolase TribunBogor dari TribunSumsel
Prada DP dan mendiang Vera Oktaria 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Nasib Prada DP ditentukan lewat sidang di Pengadilan Militer I-04 Palembang, hari ini, Kamis (22/8/2019).

Oditur atau jaksa penuntut umum dalam pengadilan militer menuntut Prada DP dengan hukuman penjara seumur hidup.

Hal tersebut didasarkan pada Prada DP terbukti melanggar Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana sehingga tega menghilangkan nyawa sang kekasih, Vera Oktaria (21).

Pembacan tuntutan tersebut dibacakan oleh Oditur Mayor CHK D Butar Butar, dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.com, Kamis (22/8/2019).

"Kami menilai unsur kesengajaan terpenuhi berdasarkan Pasal 340 KUHP. Kami mohon terdakwa dikenakan penjara seumur hidup," kata oditur dalam sidang di Pengadilan Militer I-04 Palembang.

Divonis 3 Bulan, Prada DP: Saya Merasa Ada yang Mengikuti

Video Viral Oknum Polisi Siksa Kakek 62 Tahun Di Ranjang Rumah Sakit, Korban Diikat dan Dipukul

Tak hanya dituntut penjara seumur hidup, Prada DP juga dituntut untuk dipecat dari kesatuan TNI.

"Dan dipecat dari kesatuan," tambah sang oditur.

Mendengar tuntutan tersebut, Prada DP langsung menutup mata dan menangis sesenggukan di tengah ruang sidang.

Meski begitu, Prada DP menjawab bahwa ia siap menjalani hukuman tersebut.

"Siap Yang Mulia, dituntut membunuh berencana dan dipecat dari satuan TNI," ucap Prada DP.

Prada DP begitu tuntutan oditur pengadilan milter selesai dibacakan
ekspresi Prada DP setelah tuntutan oditur pengadilan militer selesai dibacakan (KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)
Halaman
1234
Penulis: Uyun
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved