Breaking News:

Papua Rusuh

Sebut Ada Penumpang Gelap di Kerusuhan Papua, Ini Cara Jokowi Memenangkan Kembali Hati Warga Papua

Jokowi bahkan mengaku telah memiliki rencana guna memenangkan kembali hati warga Papua.

Biro Pers Setkab
Presiden Joko Widodo menggendong dua balita di Kampung Kayeh, Kota Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Kamis (12/4/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kerusuhan Papua yang memuncak beberapa waktu ke belakang akhirnya ditanggapi oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Melalui tayangan Satu Meja Kompas TV edisi Rabu (21/8/2019), Jokowi panggilan karibnya disapa pun mengungkap akar dari kerusuhan yang terjadi di Papua.

Menurut Jokowi, ujung induk dari kerusuhan di Papua adalah karena masalah ketersinggungan.

Karenanya, Jokowi pun meminta kepada semua pihak untuk saling memaafkan.

"Ini masalah ketersinggungan. Untuk itu saya sampaikan, marilah kita saling memaafkan. Karena dengan saling memaafkan kita harapkan saling menghargai, saling menghormati sehingga erat hubungan kita sebagai saudara sebangsa setanah air," ujar Jokowi dilansir TribunnewsBogor.com.

Lebih lanjut, Jokowi pun mengurai lebih dalam soal kerusuhan yang terjadi di Papua.

Menurutnya, kerusuhan yang ada di Papua itu tidak sesederhana seperti apa yang disaksikan.

Jokowi Curiga Ada Penumpang Gelap saat Kerusuhan Papua, Lukas Enembe Minta Proses Hukum Ditegakkan

Soroti Proyek Jokowi Bangun Trans Papua, Najwa Shihab Terdiam Dengar Lukas Enembe Bongkar Fakta Ini

Melalui tayangan tersebut, Jokowi pun menilai ada pihak yang memboncengi peristiwa kerusuhan tersebut sehingga semakin keruh.

Jokowi pun menyebut ada penumpang gelap yang sengaja membuat suasana Papua semakin panas.

Meski begitu, Jokowi bersyukur sebab TNI dan Polri menurutnya sudah bisa meredam kerusuhan di Papua.

Halaman
1234
Penulis: khairunnisa
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved