Kejuaraan Dunia 2019 - 10 Tahun Terakhir Indonesia Melempem di Tiga Sektor Ini

Dalam 10 tahun terakhir Kejuaraan Dunia BWF, ada tiga sektor yang selalu gagal merebut medali emas kompetisi tersebut.

Kejuaraan Dunia 2019 - 10 Tahun Terakhir Indonesia Melempem di Tiga Sektor Ini
BWF BADMINTON
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, bereaksi pada final New Zealand Open 2019 di Eventfinda Stadium, Auckland, Selandia Baru, Minggu (5/5/2019). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Dalam 10 tahun terakhir Kejuaraan Dunia BWF, ada tiga sektor yang selalu gagal merebut medali emas kompetisi tersebut.

Kategori tersebut terdapat dari tunggal putra, tunggal putri, dan ganda putri.

Ketiga nomor tersebut merupakan kategori yang tidak pernah meraup gelar Kejuaraan Dunia BWF.

Sejarah dimulainya Kejuaraan Dunia BWF ini dimulai pada tahun 1977 di Malmo, Swedia.

Pada saat awal Kejuaraan Dunia BWF dimulai, Indonesia mendapatkan satu emas di sektor tunggal putra dari pasangan Tjun Tjun/Johan Wahjudi.

Meski demikian, dalam 10 tahun terakhir ini, tunggal putra selalu nihil mendapatkan medali emas Kejuaraan Dunia BWF.

Tunggal putra bulu tangkis Indonesia terakhir kali mendapatkan gelar Kejuaraan Dunia BWF yakni 2005.

Kala itu, Taufik Hidayat sukses menyabet gelar Kejuaraan Dunia BWF setelah mengalahkan wakil China, Lin Dan.

Sebelum Taufik Hidayat, nomor tunggal putra Indonesia meraih medali emas lewat Hendrawan (2001), Hariyanto Arbi (1995), Joko Suprianto (1993).

Namun setelah gelar yang dipersembahkan Taufik Hidayat, tak ada satu pun tunggal putra Indonesia yang dapat meraih gelar Kejuaraan Dunia BWF.

Halaman
1234
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: BolaStylo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved