Kopi Tubruk Aceh Gayo, Tidak Pahit Meksi Tak Dicampur Gula

Kini, racikan kopi dari Tanah Rencong tersebut sudah banyak ditransformasikan kedai-kedai kopi menjadi lebih variatif.

Kopi Tubruk Aceh Gayo, Tidak Pahit Meksi Tak Dicampur Gula
TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah
Kopi Tubruk Aceh Gayo 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, DRAMAGA - Banyak daerah di Indonesia yang menghasilkan biji kopi dengan ciri khas berbeda, salah satunya Aceh yang dikenal dengan keharuman kopi Gayo-nya.

Kini, racikan kopi dari Tanah Rencong tersebut sudah banyak ditransformasikan kedai-kedai kopi menjadi lebih variatif.

Karakter rasa kopi varietas arabika ini memiliki aroma yang kuat dengan tingkat keasaman yang rendah.

Dengan karakter rasa tersebut, cocok apabila penyajiannya dengan cara ditubruk, alias menubrukan kopi dengan air secara langsung.

Kopo tubruk adalah cara membuat kopi paling awam.

Biasanya kopi tubruk dicampur dengan gula agar rasanya menjadi lebih manis.

Namun di Kopicentro, Institut Pertanian Bogor (IPB) Dramaga, kopi tubruk disajikan tanpa gula untuk merasakan langsung karakter kopi yang diminum.

"Tubruk arabika gayo ini enak banget, rasa pahitnya pas meski enggak pakai gula. Dan satu lagi, aromanya wangi banget," ucap salah seorang penikmat kopi, Rama, Jumat (23/8/2019.

Meski aromanya yang kuat, namun uniknya rasa kopi gayo tidak terlalu pahit, bahkan hampir tidak terasa.

Apalagi dengan penyajian tubruk, menurut Rama, cukup direkomendasikan karena aroma yang harum, kental, tidak pahit meski tidak dicampur gula, dan tidak sepat.

Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved