Breaking News:

Ini 4 Ancaman yang Harus Dihadapi saat Mendaki Gunung di Musim Kemarau

Mendaki gunung saat musim kemarau lebih menyenangkan ketimbang saat musim hujan.

kieferpix
Ilustrasi mendaki gunung 

Selain mencemari lingkungan, puntung rokok yang masih menyala juga bisa memicu terjadinya kebakaran hutan.

3. Kehabisan bekal air

Kondisi kering tidak hanya membuat kebakaran semakin rawan terjadi. Biasanya, banyak sumber air di gunung yang turut mengering saat musim kemarau.

Hal itu menyebabkan pendaki tidak bisa lagi mengambil air di sumber mata air yang telah mengering itu.

Oleh karena itu, lebih baik jika bertanya terlebih dulu kepada petugas basecamp mengenai kondisi mata air sebelum mulai mendaki.

Jika sumber air kering, pendaki harus membawa bekal air yang cukup dari bawah karena tidak bisa diisi ulang di tengah perjalanan.

Selain itu, pendaki juga harus berhemat air. Jangan sampai ada air yang terbuang sia-sia agar bekal air tidak habis di tengah perjalanan.

4. Iritasi mata dan gangguan pernapasan karena debu

Musim kemarau juga membuat jalur pendakian menjadi kering dan berdebu. Jika dipijak, seringkali debu langsung beterbangan.

Paparan debu di udara bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Jika banyak terhirup, debu bisa menyebabkan gangguan pernapasan seperti asma.

Oleh karena itu, masker sangat penting untuk dibawa untuk melindungi saluran pernapasan dari paparan debu.

Selain pernapasan, paparan debu lama-kelamaan juga menyebabkan iritasi mata. Pendaki pun harus mempersiapkan diri dengan perlengkapan seperti kacamata hingga tetes mata.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Tips Mendaki Gunung Saat Musim Kemarau, Ini 4 Ancaman yang Harus Anda Hadapi

Editor: Damanhuri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved