Berbulan-Bulan Kekeringan, Warga Sukamakmur Tak Bisa Bertani dan Takut Hewan Ternak Mati Kelaparan

Hujan yang tak kunjung turun dalam kurun waktu tiga bulan di Desa Cibadak Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor membuat warga gelisah.

Berbulan-Bulan Kekeringan, Warga Sukamakmur Tak Bisa Bertani dan Takut Hewan Ternak Mati Kelaparan
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Wilayah Sukamakmur, Kabupaten Bogor masih alami kekeringan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKAMAKMUR - Hujan yang tak kunjung turun dalam kurun waktu tiga bulan di Desa Cibadak Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor membuat warga gelisah.

Selain banyaknya sawah yang mengering, kemarau panjang yang terjadi tersebut juga dikhawatirkan akan berdampak kurang baik terhadap hewan ternak yang dimiliki warga.

Warga, Ayub menjelaskan bahwa saat ini banyak petani yang tak dapat bekerja lantaran ketersediaan air yang mulai menipis.

"Sudah hampir tiga bulan di sini belum turun hujan. Dampaknya banyak sawah yang kekeringan. Kalau untuk dipakai sehari-hari air sih masih ada. Tapi kalau untuk sawah yang sulit," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (25/8/2019).

Wilayah Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor kekeringan
Wilayah Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor kekeringan (TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne)

Tak hanya itu, akibat kekeringan yang terjadi, Ayub mengaku gelisah lantaran hewan ternak seperti kambing dan sapi yang dimiliki warga turut terkena imbas.

"Kalau sawah kering, makanan untuk sapi dan kambing juga akan sulit. Sulit mencari rumput kalau kering," jelasnya.

Ayub pun berharap agar hujan segera turun diwilayahnya agar petani dapat kembali lagi ke sawah.

"Ya semoga hujan segera turun. Petani agar dapat kembali lagi menanam padi di sawah. Semoga kemarau panjang ini segera berakhir," pungkasnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved