Breaking News:

Kemarau Panjang di Sukamakmur Bogor, Kondisi Sungai Ciherang Surut Drastis

Kemarau panjang yang terjadi di Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor membuat air di aliran sungai Ciherang kering.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Yudhi Maulana Aditama
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Kondisi Sungai Ciherang di Sukamakmur Kabupaten Bogor surut drastis sepanjang kemarau ini 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKAMAKMUR - Kemarau panjang yang terjadi di Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor membuat air di aliran sungai Ciherang kering.

Pantauan TribunnewsBogor, Minggu (25/8/2019), volume air yang terdapat dialiran sungai Ciherang surut drastis.

Warga, Fadil menjelaskan bahwa air sungai Ciherang merupakan salah satu sumber kehidupan masyarakat sekitar.

Menurutnya, air di sungai Ciherang dimanfaatkan warga sekitar untuk mengairi persawahan yang ditanami padi.

"Biasanya petani memanfaatkan air di sungai ini untuk mengairi sawahnya. Itu dilakukan sejak dari dulu," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com.

Fadil pun mlanjutkan bahwa menyusutnya volume air di sungai tersebut berdampak pada mengeringnya tanaman persawahan.

"Kalau sungai kering sawah juga menjadi kering. Meski saat ini sih kondisinya beberapa petani masih dapat memanfaatkan sedikitnya volume air. Itu juga yang dapat diairi yang lahannya dekat sungai," jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa kekeringan yang melanda wilayahnya sudah terjadi semenjak kurun waktu tiga bulan.

"Kalau hujan belum turun itu semenjak tiga bulanan. Belum turun hujan, di sini hanya melihat mendung-mendung saja," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved