Wacana Bogor Raya Jadi Isu Nasional, Bima Arya : Saya Melihat Ini Direduksi ke Arah Politis

Dia menjelaskan bahwa isu ini perlu diletakan dalam konteks proporsional sebab punya potensi untuk terus berkembang.

Wacana Bogor Raya Jadi Isu Nasional, Bima Arya : Saya Melihat Ini Direduksi ke Arah Politis
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Wali Kota Bogor Bima Arya bicara soal wacana Bogor Raya 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku tak menduga bahwa isu Provinsi Bogor Raya jadi perbincangan banyak pihak.

Dia menjelaskan bahwa semua itu awalnya berasal dari pernyataan Wakil Wali Kota Dedie Rachim dalam acara konsolidasi kepala daerah yang menyampaikan visi Kota Bogor terkait kemungkinan perluasan wilayah.

"Di sini kemudian berkembang menjadi perhatian publik yang luar biasa. Terus terang tidak kami duga. Dimana-mana diperbincangkan, di talkahow, di media," kata Bima usai melakukan pertemuan dengan Rektor IPB di Gedung SB IPB Kota Bogor, Minggu (25/8/2019) malam.

Dia menjelaskan bahwa isu ini perlu diletakan dalam konteks proporsional sebab punya potensi untuk terus berkembang.

Lanjut dia, pada konteks sebenarnya Kota Bogor mengantisipasi masa depan, menghitung potensi kenaikan dan kemungkinan stagnannya Pendapat Asli Daerah (PAD) di masa depan karena BPHTB yang diprediksi akan jenuh serta luas wilayah yang tidak bertambah yang mana harus diantisipasi.

"Jadi saya melihat bahwa isu ini direduksi lebih ke arah aspek politis seolah-olah Kota Bogor mengajukan proposal pembentukan Provinsi Bogor Raya, padahal konteksnya adalah Kota Bogor mengantisipasi masa depan," terangnya.

Belum lagi, kata Bima, ke depan Kota Bogor juga dihadapkan dengan arus urbanisasi, pertumbuhan penduduk dan lain-lain.

Bima menjelaskan bahwa perluasan wilayah Provinsi Bogor Raya hanyalah salah satunya saja selain isu-isu atau opsi lainnya seperti mekanisme koordinasi, penggabungan wilayah, pembentukan wilayah baru dan lain-lain.

"Karena itu kami menyepakati di sini untuk meletakan dalam konteks proporsional dalam hal yang akademis, artinya Pemkot Bogor bersama IPB akan melakukan kajian terhadap isu, opsinya ya tergantung riset tadi agar tidak ditarik ke sana ke sini apalagi ke wilayah yang politis. Jadi ini murni akademis," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved