Breaking News:

Papua Rusuh

Pengakuan Brigjen Herry Nahak Saat Papua Barat Rusuh, Ditelepon Kapolri Berulang Kali Ingatkan Ini

Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak, Kapolda Papua Barat mengaku ditelepon berulang kali oleh Kapolri saat terjadi kerusuhan di Papua Barat.

Pos Kupang
Kapolda Papua Barat, Brigjen Herry Rudolf Nahak 

Upayakan persuasif ketemu dan bicara tokoh, supaya kita tahu apa yang mereka inginkan dan bisa kita fasilitasi.

Setelah kondisi rusuh, Kominfo mengambil membatasi akses internet dan media soail, apa itu mengganggu komunikasi dengan Kapolri atau pihak lainnya?

Kami tak masalah, karena ada handphone. Kami sementara teleponan aja dulu.

Pembatasan internet itu sebenarnya untuk membatasi berita negatif, provokatif. Itu banyak sekali yang masuk dan keluar Papua Barat dalam bentuk meme, ujaran kebencian.

Ini bisa memprovokasi masyarakat untuk marah terhadap sesuatu yang belum jelas terjadi.

Jadi menurut Kapolda pembatasan intenet dan media sosial ini perlu?

Saya pikir pembatasan itu lumayan berfungsi untuk membatasi hoaks dari luar yang tujuannya memprovokasi masyarakat. Kita lihat sejauh ini jumlahnya cukup berkurang jauh.

Sepekan ini anda pasti sangat sibuk, apakah ini mengurangi waktu istirahat Anda?

Kita sudah bisa hadapi dinamika pekerjaan begini.

Ini Awal Mula Pengepungan Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya Hingga Sosok Dalang di Balik Kerusuhan

Saya rasa seluruh anggota saya sudah paham, ini situasi yang harus dihadapi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved