Hendak Dibawa ke Kantor Polisi, Pria Ngaku Guru Minta Sumbangan ke Lurah Pura-pura Nangis

Seorang pria berinisial AS (36) pura-pura menangis saat akan dibawa oleh petugas kepolisian Polsek Tanah Sareal, Selasa (27/8/2019) sore tadi.

Hendak Dibawa ke Kantor Polisi, Pria Ngaku Guru Minta Sumbangan ke Lurah Pura-pura Nangis
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Seorang pria berinisial AS (36) mencoba menipu Lurah Tanah Sareal dengan modus meminta sumbangan, Selasa (27/8/2019). 

Ketika itu AS yang datang menggnakan kemeja biru dan kopiah putih meminta izin untuk bertemu lurah karena ingin meminta sumbangan untuk acara pengajian.

Video Detik-detik Polisi Ciduk Pembunuh Bayaran yang Habisi Ayah dan Anak, Ditangkap di Beda Tempat

Anies Baswedan Tak Yakin Kemacetan di Jakarta Akan Berkurang Setelah Ibu Kota Pindah ke Kaltim

Setelah bertemu lurah dan berhasil mendapatkan uang, AS pun lekas pergi.

Namun karena curiga lurah pun menanyakan sosok AS kepada pihak sekolah yang diakui AS sebagai tempatnya bertugas.

"Iya setelah dikonfirmasi kepihak sekolah ternyata ga ada, langsung dikejar sama staf dan pak lurah, dan dia sempat kabur," kata Ginanjar Aji Kasi Pemerintahan Ketentraman, dan Keteriban Kelurahan Tanah Sareal.

AS pun sempat kabur sebelum akhirnya berhasil dikejar menggunakan sepeda motor.

"Iya sempat lari, nah info dari petugas keaman komplek itu dia mau coba minta sumbangan kepegadaian tapi kan keburu ketahuan," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved