Satpol PP Jaring 7 Pasangan Diduga Mesum di Hotel, Usianya Ada yang Masih 16 Tahun

Dari tujuh pasangan yang dijaring, lima diantaranya berasal dari luar Kota Tangerang dan duanya lagi warga Kota Tangerang.

Satpol PP Jaring 7 Pasangan Diduga Mesum di Hotel, Usianya Ada yang Masih 16 Tahun
TribunJakarta/Ega Alfreda
Tujuh pasangan yang diduga mesum terjaring razia Satpol PP Kota Tangerang di Kecamatan Karawaci dan Neglasari, Selasa (26/8/2019). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Satpol PP Kota Tangerang menciduk tujuh pasangan diduga mesum di dua hotel sore tadi.

Menurut Ghufron Falfeli selaku Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Tangerang, jajarannya menegakan Peraturan Daerah nomor 9 tahun 2005.

Dalam razia yang dilancarkan di kawasan Karawaci dan Neglasari itu, jajarannya mendapatkan tujuh pasang yang sedang berduaan diduga mesum.

"Kami menyisir dua kecamatan yaitu Karawaci dan Neglasari. Kita dapati tujuh pasang yang masih kita mintai data untuk bisa menunjukkan bahwa mereka pasangan resmi. Kalau tidak mereka melanggar perda," tegas Ghufron kepada wartawan di Mako Satpol PP Kota Tangerang, Selasa (26/8/2019).

Parahnya lagi, pada operasi sore tadi jajaran Satpol PP Kota Tangerang malah menciduk seorang gadis yang masih di bawah umur.

Gadis tersebut berinisal A yang masih berumur 16 tahun.

"Tadi hasil pendataan, ada satu orang di bawah umur, 16 tahun. Kita data kemudian untuk sanksi kita sesuaikan dengan aturan," jelasnya.

Dari tujuh pasangan yang dijaring, lima diantaranya berasal dari luar Kota Tangerang dan duanya lagi warga Kota Tangerang.

Hingga saat ini ketujuh pasangan tersebut belum bisa menunjukan buku pasangan resmi secara agama dan hukum negara.

"Sesuai Persa bahwa sanksi yang diberikan berupa pembinaan karena kita tidak bisa menyebut bahwa mereka itu profesi. Kalau misalnya profesi, kita kerja sama dengan Dinas Sosial. Tapi kalau pembinaan kita serahkan ke keluarga," ungkap Ghufron.

Dalam waktu sebulan, Satpol PP Kota Tangerang bisa menjaring sampai 20 pasangan yang diduga mesum di hotel yang tersebar di Tangerang.

Sebab, Satpol PP Kota Tangerang rutin menggelar razia hingga empat kali dalam sebulan.

"Ya untuk efektifitas pelaksanaan Perda, kita berharap ada bantuan peran serta masyarakat, kecamatan, stakeholder dalam hal ini pengelola hotel," tandas Ghufron.

 (TribunJakarta.com, Ega Alfreda)

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved