Kapolres Bogor Minta Warga Hentikan Penyebaran Video Anak Korban Pencabulan di Gunungputri

Dia menjelaskan bahwa identitasnya yang terbuka ke publik akan mempengaruhi psikologis korban bahkan keluarganya sendiri.

Kapolres Bogor Minta Warga Hentikan Penyebaran Video Anak Korban Pencabulan di Gunungputri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kapolres Bogor AKBP M Dicky 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Video anak korban pencabulan di Gunungputri berinisial GN (10) tersebar melalui aplikasi pesan WhatsApp.

Kapolres Bogor AKBP A.M Dicky meminta kepada masyarakat untuk tidak lagi menyebar luaskan video tersebut.

"Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyebar video-video terkait korban karena ini akan membuat viktimisasi, membuat korban berkelanjutan," kata Dicky saat ditemui TribunnewsBogor.com di Cibinong, Jumat (30/8/2019).

Dia menjelaskan bahwa identitasnya yang terbuka ke publik akan mempengaruhi psikologis korban bahkan keluarganya sendiri.

"Jadi sudah ditangani kasusnya, jadi sudah tidak perlu lagi menyebar-nyebar video tersebut karena itu dilarang, ada Undang Undang Perlindungan Anak," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang anak perempuan berinisial GN (10) jadi korban pencabulan di sebuah rumah kosong di kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor pada Rabu (28/8/2019).

"Itu sekitar siang hari dimana korban saat itu sedang bermain dekat sekolahnya. Kemudian datang seorang laki-laki yang berpura-pura bertanya mengenai alamat," Kapolres Bogor AKBP A.M Dicky.

Dicky menuturkan bahwa saat itu pelaku meminta korban untuk menunjukan jalan sampai akhirnya dibawa ke rumah kosong.

"Setelah dirayu anak ini untuk ikut menunjukan jalan sampai dibawa ke TKP pencabulan di sekitaraan rumah kosong Bukit Golf Mansion, Gunung Putri. Di salah satu rumah itu pelaku melakukan pencabulan," katanya.

Sampai saat ini, kata dia, pihak kepolisian masih memburu pelaku.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved