Pilkades di Kedung Waringin Bogor Sepi Peminat, Hanya Ada Dua Balon

Panitia Pilkades Kedung Waringin sebelumnya telah melakukan pembukaan pendaftaran calon Kades mulai tanggal 16 sampai 24 Agustus 2019

Pilkades di Kedung Waringin Bogor Sepi Peminat, Hanya Ada Dua Balon
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Pilkades Kedung Waringin, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Sekretariat Panitia Pemilihan Kepala Desa Kedung Waringin Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogormencatat dua calon kepala desa yang mendaftarkan diri.

Panitia Pilkades Kedung Waringin sebelumnya telah melakukan pembukaan pendaftaran calon Kades mulai tanggal 16 sampai 24 Agustus 2019

Sekretaris Panitia Pilkades Kedung Waringin, Endang Saputra mengatakan bahwa sampai batas waktu pendaftaran calon Kades hanya ada dua pendaftar.

"Di Desa Kedung Waringin ini hanya ada dua calon yang mendaftar sebagai calon Kepala Desa Kedung Waringin. Yang pertama Sukarno dan yang kedua Nuryadi," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (30/8/2019).

Terkait verifikasi data calon Kades, Endang Saputra menjelaskan bahwa proses itu dilakukan mulai dari tanggal 25 Agustus 2019 dengan durasi waktu 14 hari.

"Kalau untuk verifikasi administrasi itu dua minggu yang dimulai tanggal 25 Agustus 2019," tuturnya.

Tak hanya itu, Panitia Pilkades beserta pihak TNI dan Polri juga mengimbau kepada masing-masing calon Kades untuk menjalankan dan menjaga tata tertib lingkungan.

"Kemarin ketika para calon mendaftarkan diri kita mengimbau, Babinsa juga mengimbau dari Bimas juga mengimbau kita mengharapkan setiap tim kampanye dari masing-masing calon bisa menjaga kondusifitas hingga nanti ke depannya. Itu demi menjaga demokrasi Pilkades berjalan dengan baik," jelasnya.

Lebih lanjut, Endang Saputra juga menegaskan bahwa nantinya akan ada penandatanganan kampanye damai dari para calon Kades beserta tim suksesnya.

"Nanti ketika calon itu ditetapkan kita akan melakukan penandatanganan bersama fakta integritas," ungkapnya.

Terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT), mekanismenya hampir serupa dengan Pilpres, hanya saja pemilih diwajibkan warga sesuai domisili.

"DPT itu kita mengacu pada Pemilihan Presiden kemarin. Hanya saja harus sesuai dengan ktp asli warga Kedung Waringin," pungkasnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved